PANGANDARAN, RADARTASIK.ID–Banyak kasus cedera yang bisa dipulihkan dengan istirahat di rumah tanpa penanganan medis. Namun jika keluhan cedera tidak kunjung mereda, maka pemeriksaan medis sangat diperlukan untuk mencegah risiko yang lebih berat.
Hal tersebut disampaikan RSUD Pandega Pangandaran melalui edukasi kesehatan yang dibagikan di akun Instagram resminya, @rsud_pangandaran.
Direktur RSUD Pandega Pangandaran adalah Dr dr Hj Titi Sutiamah menjelaskan bahwa istirahat memang menjadi salah satu bagian penting dalam proses pemulihan cedera. Terlebih jika keluhan yang muncul masih tergolong ringan dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca Juga:Meski Jalur Ditutup Demi Penataan, PKL Jalan Dadaha Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan Walau Pendapatan AnjlokMisi Penataan Dadaha Kota Tasikmalaya Dinilai Tidak Realistis
Cedera masih dapat dipantau di rumah apabila hanya menimbulkan nyeri ringan, tidak disertai pembengkakan atau memar, serta anggota tubuh yang mengalami cedera masih dapat digerakkan dan digunakan untuk berjalan secara normal
“Namun, kondisi berbeda perlu diperhatikan apabila gejala justru menunjukkan tingkat cedera yang lebih serius,” katanya belum lama ini.
RSUD Pandega mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami nyeri yang sangat berat, perubahan bentuk anggota tubuh, pembengkakan hebat, atau persendian sulit digerakkan.
“Jika keluhan tidak membaik atau semakin mengganggu, yuk segera periksakan ke Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi RSUD Pandega Pangandaran untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” ucapnya.
Selain melakukan pemeriksaan ketika diperlukan, masyarakat juga dianjurkan melakukan penanganan awal dengan beristirahat, memberikan kompres dingin, serta menjaga posisi tubuh.
Edukasi tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tidak mengabaikan gejala setelah mengalami cedera. Mengenali tanda bahaya sejak awal dapat membantu memastikan kondisi mendapatkan penanganan yang sesuai.(Deni Nurdiansah)
