Situasi tersebut membuat tekanan terhadap Ibrahimovic semakin besar.
Banyak pihak mulai mempertanyakan apakah kharisma dan reputasinya sebagai legenda sepak bola cukup untuk membangun sebuah klub besar dari balik meja manajemen.
Bagi Marianella, jawaban atas pertanyaan itu masih jauh dari memuaskan. Dan selama AC Milan belum menunjukkan arah yang jelas, kritik terhadap Ibrahimovic diperkirakan akan terus berdatangan.
Kini, di tengah ketidakpastian yang menyelimuti San Siro, Ibrahimovic menghadapi tantangan terbesar dalam karier pasca-pensiunnya: membuktikan bahwa dirinya tidak hanya hebat sebagai pemain, tetapi juga mampu menjadi sosok yang membawa AC Milan kembali ke jalur kejayaan.
