Neraca Perdagangan Masih Surplus
Meski impor meningkat, neraca perdagangan Indonesia Januari–April 2026 tetap surplus US$5,64 miliar.
Surplus ini berasal dari sektor nonmigas sebesar US$14,16 miliar, sementara sektor migas mencatat defisit US$8,52 miliar.
Tren ekspor-impor Indonesia ini menegaskan ketahanan perdagangan dan kemampuan sektor nonmigas untuk menopang pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga:GTS Internasional Tbk Catat Rugi Bersih US$0,9 Juta di Kuartal Pertama 2026, Margin Kotor Jadi SorotanInvestor Siap-siap! MAIN Bagikan Dividen Rp 116 Miliar, Cum Dividen 5 Juni 2026
Dengan performa ekspor dan impor yang tumbuh signifikan, Indonesia berada pada jalur positif untuk menjaga stabilitas neraca perdagangan sekaligus memperkuat posisi dagang di pasar global. (*)
