TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tengah menggenjot program perbaikan infrastruktur jalan.
Pemerintah mengalokasikan dana Rp29 miliar hasil efisiensi anggaran serta Rp230 miliar dari pinjaman daerah untuk memperbaiki sekitar 70 persen jalan rusak dalam dua tahun ke depan.
Meski sejumlah ruas jalan sudah mulai diperbaiki, masih banyak jalan yang belum tersentuh pembangunan.
Baca Juga:Anak Muda Style, Jangan Kebanyakan Mengeluh!Meneladani Spirit Pengorbanan dan Kepedulian Sosial di Hari Raya Idul Adha 1447 H
Salah satunya ruas jalan di Desa Sukanagara, Kecamatan Tanjungjaya. Kondisi jalan yang rusak parah dan telah berlangsung lama membuat warga meluapkan kekecewaan melalui media sosial.
Warga memasang spanduk bertuliskan “Selamat Datang di Kampung Jalan Butut Desa Sukanagara” disertai tulisan “Ayo Berwisata Offroad Uji Nyali!”. Mereka juga membuat video yang diunggah melalui akun Facebook @Den Dhii untuk memperlihatkan kondisi jalan yang rusak berat.
Dalam video tersebut terlihat seorang pemuda menjelaskan kondisi jalan desa yang dipenuhi batu-batu besar.
Menurut keterangannya, kerusakan jalan sudah terjadi sejak masa kepemimpinan Bupati Tasikmalaya sebelumnya, Ade Sugianto, hingga saat ini belum juga diperbaiki. Bahkan, kepala desa yang telah menjabat selama dua periode disebut belum mampu merealisasikan perbaikan jalan tersebut.
Video itu juga memperlihatkan pengendara sepeda motor yang kesulitan melintasi jalan rusak. Sejumlah warga tampak duduk di sekitar jalan, sementara pohon pisang ditanam di tengah ruas jalan sebagai simbol kekecewaan karena jalan tak kunjung diperbaiki.
Seorang warga dalam video tersebut menyebut sudah banyak pengguna jalan yang terjatuh dan mengalami kecelakaan. Mulai dari pedagang hingga pelajar yang setiap hari melintas menggunakan sepeda motor.
Dalam unggahannya, akun Facebook tersebut menuliskan, “tanpa mengurangi rasa hormat, saya ızın menyampaikan bentuk ekspresi masyarakat yang kini kesusahan. Yang dimana akses satu satu nya kami menuntut ilmu, mencari nafkah, kini sudah tidak layak, selama beberapa tahun masyarakat menunggu sentuhan dari pemerintah. Namun nyatanya tidak ada perhatian, malah semakin banyak korban di jalan ini semoga setelah ini pemerintah peka terhadap kami (masyarakat).”
Baca Juga:Dua Sasana Taijiquan Resmi Berdiri di Kota TasikmalayaFoto yang Menjelaskan Semua Tentang PPP Kota Tasikmalaya!
Warga berharap aspirasi yang mereka sampaikan dapat sampai kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sehingga jalan tersebut mendapat perhatian dan segera diperbaiki.
