Neni berharap kebangkitan kembali tradisi kurban di SMPN 4 Tasikmalaya tidak berhenti tahun ini saja.
Bahkan pihak sekolah telah menyiapkan target yang lebih besar pada Idul Adha mendatang.
“Insyaallah mudah-mudahan tahun depan bisa meningkat menjadi dua ekor sapi dengan partisipasi yang lebih luas dari guru maupun orang tua siswa,” harapnya.
Baca Juga:BM PAN Kota Tasikmalaya Konsolidasi Struktur, Terus Fokus Bidik Energi Baru dari Generasi MudaNilai TKA Matematika 100 Bermunculan di Tasikmalaya, Yayasan TMNI Buka Apresiasi untuk Siswa Berprestasi
Di tengah derasnya arus pendidikan yang kerap diukur dari angka dan nilai akademik, kegiatan kurban di sekolah menjadi pengingat bahwa karakter dan empati juga perlu dipupuk.
Sebab, tak semua pelajaran lahir dari buku; sebagian tumbuh dari tangan yang memberi dan hati yang peduli. (rezza rizaldi)
