Pembangunan RSUD Tetap di Karangnunggal, Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya Tegaskan Tidak Ada Perubahan

audiensi rsud karangnunggal
Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya saat menerima audiensi dari  Aliansi Masyarakat Karangnunggal (AMKAR) di Ruang Serba Guna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (22/5/2026). (Diki Setiawan/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya menerima audiensi dari Aliansi Masyarakat Karangnunggal (AMKAR) di Ruang Serba Guna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (22/5/2026).

Dalam audiensi tersebut AMKAR menuntut kejelasan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terkait sejumlah program strategis yang sudah lama menjadi wacana namun tak kunjung terealisasi.

Pertama menyangkut status pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kecamatan Karangnunggal. Kemudian Sekolah Rakyat, hingga rencana pendirian perguruan tinggi di wilayah Karangnunggal.

Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama

Dalam pertemuan tersebut, Asep Bahtiar selaku perwakilan AMKAR mengungkapkan, pihaknya mempertanyakan tentang kejelasan rencana dan wacana pembangunan RSUD di Kecamatan Karangnunggal.

“Dari hasil audiensi dengan Komisi IV intinya bahwa titik lokasi pembangunan RSUD tetap di Karangnunggal tepatnya di Desa Karangmekar. Jadi tetap sesuai Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan tetap di Karangnunggal,” tegas Asep.

Menurutnya, isu pembangunan rumah sakit umum daerah seperti di Kecamatan Bantarkalong dan Cipatujah itu tidak benar. Masyarakat Karangnunggal tetap menuntut sesuai perencanaan dan FS terbaru.

“Komisi IV membenarkan bahwa pembangunan RSUD tetap di Kecamatan Karangnunggal sesuai perencanaan dan FS terbaru dari dinas kesehatan,” terang dia.

Adapun untuk Sekolah Rakyat (SR), ungkap Asep, dari informasi Komisi IV tidak jadi di Desa Cikapinis Kecamatan Karangnunggal, dialihkan ke Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah yang sudah disediakan lahannya oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Untuk rencana pembangunan perguruan tinggi di Karangnunggal, tambah Asep, belum ada progres apapun menurut informasi DPRD. Yang jelas diharapkan sebagai calon daerah otonomi baru, segera direalisasikan wacana pembangunan perguruan tinggi di Karangnunggal.

“Harapannya program strategis Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya ini ke depan tidak hanya sekedar perencanaan tetapi harus ada follow up dan tindak lanjut serta eksekusinya.

Ada tindak lanjut lebih tentang penyediaan lahannya,” ujarnya, menampilkan.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

Gerakan ini menegaskan bahwa masyarakat mulai bangkit mengawasi dan menuntut akuntabilitas, memastikan bahwa setiap kebijakan dan janji politik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Saepuloh, mengatakan, dalam audiensi dengan AMKAR, bahwa sesuai dengan dokumen perencanaan itu, rencana untuk pembangunan RSUD itu tetap di Kecamatan Karangnunggal.

0 Komentar