Fakta bahwa Ibrahimovic tetap menjalin komunikasi intens dengan Cassano membuat Allegri merasa posisinya tidak benar-benar didukung sepenuhnya oleh internal klub.
Tak hanya itu, Ibrahimovic juga disebut mulai terlalu jauh mencampuri urusan teknis tim.
Media Italia mengklaim penasihat senior RedBird tersebut tidak hanya memberi masukan strategis kepada manajemen, tetapi juga mulai berbicara langsung kepada sejumlah pemain seperti Youssouf Fofana dan Rafael Leao mengenai aspek taktik permainan.
Baca Juga:Dirindukan Fans AC Milan, Maldini Pilih Tutup MulutFans Real Madrid Ngamuk di Bernabeu: Florentino Perez Diusir, Vinicius dan Mbappe Dicemooh
Intervensi itu disebut menciptakan kebingungan di ruang ganti, terutama bagi Leao yang selama ini menjadi pusat proyek Milan.
Situasi tersebut membuat Allegri merasa kewenangannya sebagai pelatih mulai terganggu.
Di sisi lain, posisi Ibrahimovic di Milan justru disebut semakin kuat. Mantan striker Swedia itu perlahan menjadi figur sentral dalam proyek RedBird dan dipercaya memiliki pengaruh besar terhadap keputusan olahraga klub.
Rumor mengenai kemungkinan datangnya Fabio Paratici sebagai direktur olahraga juga kembali muncul, dan hal itu disebut berkaitan dengan pengaruh Ibrahimovic di belakang layar.
Jika kondisi ini terus berlanjut, Allegri diyakini semakin sulit bertahan di San Siro.
Corriere della Sera bahkan menyebut peluang Allegri meninggalkan Milan kini sangat besar dan mulai tertarik dengan kemungkinan menangani Timnas Italia.
Nama Allegri memang beberapa kali dikaitkan dengan tim nasional Italia, terutama setelah Presiden Komite Olimpiade Italia Giovanni Malagò disebut memberikan dukungan besar kepada mantan pelatih Juventus tersebut.
Jika benar pergi di akhir musim, maka Milan kembali harus memulai proyek baru dari nol.
Baca Juga:Presiden Partai di Prancis Sindir Mbappe: PSG Memenangkan Liga Champions Setelah Dia PergiMaldini Sedih Lihat Kondisi AC Milan Saat Ini: “Tidak Ada yang Tahu Apa yang Tersisa dari Kehancuran Ini"
Situasi itu tentu menjadi pukulan lain bagi Rossoneri yang dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami pergantian pelatih, perubahan struktur manajemen, hingga konflik internal yang tak kunjung selesai.
Di tengah rival-rival Serie A mulai membangun fondasi yang stabil, Milan justru masih berkutat dengan perebutan pengaruh di belakang layar.
