Materi tersebut juga menjadi pelengkap pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang selama ini sesekali disisipkan di kelas VI.
“Anak-anak dilatih mulai dari membantu orang sakit untuk berwudhu atau tayamum hingga praktik memandikan, mengafani, dan menyolatkan jenazah. Alhamdulillah mereka sangat antusias mengikuti pelatihan ini,” ucapnya.
Titin berharap pelatihan tersebut dapat membentuk karakter siswa yang lebih peduli, memiliki kepekaan sosial tinggi, serta mampu menerapkan nilai-nilai kepedulian dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. (Fitriah Widayanti)
