TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 atau 10 Zulhijah 1447 Hijriah, penjualan hewan qurban di Tasikmalaya mulai menggeliat.
Lapak penjualan sapi pun mulai ramai diserbu calon pembeli yang berburu hewan qurban lebih awal, sebelum harga makin “berotot”.
Salah satu penampungan hewan qurban yang mulai dipadati pembeli berada di Kampung Karangmulya, Desa Sukajadi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga:Diky Candra Dirawat, Istri Turun Tangan Resmikan Usaha Warga di TasikmalayaKasus Dugaan Asusila Pedagang Bakso di Tasikmalaya Masuk Babak Baru
Di lokasi milik H Agus Dinar Khyrudin itu, sebagian besar stok sapi bahkan sudah lebih dulu dibooking pembeli.
Pemilik penampungan, H Agus Dinar Khyrudin mengatakan, permintaan sapi qurban tahun ini meningkat cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Sejumlah pelanggan bahkan sudah memesan sejak jauh hari, meski sebagian sapi masih dalam perjalanan menuju lokasi penampungan.
“Sudah mulai ramai, bahkan sudah ada yang booking dari jauh-jauh hari. Cuma sapinya belum datang dan mudah-mudahan secepatnya datang,” ujar Agus kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
Tak hanya permintaan yang meningkat, harga sapi qurban tahun ini juga ikut melambung. Agus menyebut kenaikan harga mencapai sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu.
Menurutnya, lonjakan harga dipicu meningkatnya permintaan pasar, biaya distribusi yang ikut terdorong naik, hingga biaya perawatan ternak yang semakin tinggi.
Idul Adha memang selalu menghadirkan ironi tahunan: niat ibadah tetap jalan, dompet pun ikut diuji kesabarannya.
Baca Juga:Puluhan Botol Miras Disita di Sebuah Ruko Pasar Tasikmalaya, Pemiliknya KaburGunungan Sampah di Depo Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Akhirnya Teratasi
“Harga ada kenaikan sekitar 30 persen, jadi memang sekarang agak lebih mahal dibandingkan tahun lalu,” katanya.
Agus menjelaskan, sapi-sapi yang dijual didatangkan dari sejumlah daerah di Jawa Timur, mulai Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Probolinggo hingga Kediri.
Untuk jenis sapi, sapi Madura menjadi salah satu yang memiliki harga tertinggi. Penjualan dilakukan berdasarkan bobot hewan.
“Kalau sapi Madura sekitar Rp90 ribu per kilogram. Untuk jenis sapi lainnya sekitar Rp70 ribu sampai Rp75 ribu per kilogram,” jelasnya.
Pembeli yang datang pun tidak hanya dari Tasikmalaya. Sejumlah pelanggan berasal dari Bandung, Garut hingga Ciamis.
Meski stok sapi saat ini sebagian besar sudah habis dipesan, pihaknya memastikan pasokan tambahan akan terus didatangkan secara bertahap.
