La Gazzetta Sarankan Juventus Barter Pemain dengan AS Roma: Ndicka Tukar dengan Koopmeiners

Evan Ndicka
Evan Ndicka Foto: Tangkapan layar Instagram@evanndicka
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Persaingan menyegel tiket Liga Champions musim depan semakin memanas di Serie A.

Namun di tengah pertarungan ketat tersebut, dua klub besar Italia, Juventus dan AS Roma, justru mulai dikaitkan dengan potensi kerja sama besar di bursa transfer musim panas.

Media Italia La Gazzetta dello Sport mengungkapkan adanya ide pertukaran pemain yang cukup mengejutkan: bek tangguh Roma, Evan Ndicka, ditukar dengan gelandang Juventus, Teun Koopmeiners.

Baca Juga:Ambrosini Jagokan PSG di Final Liga Champions: Enrique Punya Sistem Pertahanan Agresif Seperti GasperiniNeymar Minta Maaf Gampar Anak Robinho: Saya Kehilangan Kendali

Meski masih sebatas wacana awal, kemungkinan barter ini mulai dianggap masuk akal karena kebutuhan kedua klub dinilai saling melengkapi.

Juventus saat ini sedang mencari tambahan pemain bertahan berkualitas untuk memperkuat lini belakang mereka.

Kehadiran pelatih baru Luciano Spalletti membuat Bianconeri ingin membangun pertahanan yang lebih modern, agresif, dan nyaman dalam penguasaan bola.

Dalam skema Spalletti, Juventus membutuhkan bek tengah kaki kiri yang memiliki kemampuan teknis baik, pengalaman di level tinggi, dan memahami atmosfer Serie A.

Nama Ndicka dinilai sangat cocok dengan kriteria tersebut dimana bek asal Pantai Gading itu tampil konsisten bersama Roma dalam dua musim terakhir.

Selain kuat dalam duel bertahan, Ndicka juga memiliki kemampuan distribusi bola yang sangat baik dari lini belakang.

Kontraknya bersama Roma masih berlaku hingga 30 Juni 2028. Namun situasi finansial klub ibu kota Italia itu bisa membuka peluang transfer pada musim panas nanti.

Baca Juga:Pini Zahavi Diam-Diam Tawarkan Paket Alaba dan Lewandowski ke AC Milan dan JuventusPSG Favorit Juara Liga Champions: Bakal Lebih Sukses Dibandingkan City Milik Sheikh Mansour

Roma disebut membutuhkan keuntungan modal untuk memenuhi ketentuan finansial dan settlement agreement yang berlaku di Italia serta Eropa.

Jika gagal lolos ke Liga Champions musim depan, Giallorossi kemungkinan harus menjual satu atau lebih pemain penting demi menjaga stabilitas keuangan klub.

Karena didatangkan secara gratis beberapa musim lalu, penjualan Ndicka akan memberikan keuntungan penuh bagi Roma.

Itulah sebabnya klub memasang harga cukup tinggi, yakni sekitar 40 juta euro atau setara Rp680 miliar dengan kurs Rp17.000 per euro.

Ketertarikan terhadap Ndicka juga datang dari luar Italia. FC Barcelona disebut mulai memantau situasi sang bek dan mempertimbangkan kemungkinan merekrutnya.

Namun Juventus diyakini memiliki “senjata” yang bisa membuat Roma tertarik membuka negosiasi, yakni Koopmeiners.

0 Komentar