RADARTASIK.ID— Usai tampil impresif di Jerez, Veda Ega Pratama datang ke Sirkuit Bugatti Le Mans dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Mario Suryo Aji memburu momentum bangkit pada seri MotoGP Prancis 2026.
Harapan publik Indonesia kembali tertuju ke lintasan MotoGP Prancis 2026.
Di kelas Moto3, nama Veda Ega Pratama diprediksi menjadi salah satu pembalap yang berpotensi mencuri perhatian saat balapan berlangsung di Sirkuit Bugatti Le Mans, 8–10 Mei 2026.
Bekal performa gemilang pada seri sebelumnya membuat pembalap muda asal Gunungkidul itu datang dengan optimisme tinggi.
Baca Juga:Persija Lanjutkan Tren Positif, Macan Kemayoran Tampil Garang dan Tundukkan Persijap di JeparaPengentasan Kemiskinan Ekstrem Dipercepat, UMKM dan Ekonomi Kreatif Menjadi Motor Utama
Penampilan Veda pada Moto3 Spanyol 2026 menjadi sinyal kuat bahwa ia bukan sekadar rookie pelengkap persaingan.
Memulai balapan dari posisi ke-17, pembalap Honda Team Asia itu menunjukkan daya juang luar biasa dengan menyalip 11 rider sepanjang lomba sebelum akhirnya finis di urutan keenam.
Hasil tersebut tak hanya mempertegas kapasitasnya sebagai pendatang baru yang menjanjikan, tetapi juga menunjukkan kematangan balap yang berkembang pesat.
Konsistensi menjaga ritme, keberanian saat duel di lintasan, serta kemampuannya membaca situasi balap menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan berikutnya di Le Mans.
Performa impresif itu bahkan mendapat sorotan media Eropa, Speedweek, yang menilai penampilan Veda sangat mengesankan.
Media tersebut menyoroti peluang Veda untuk finis lebih tinggi andaikan tidak kehilangan posisi pada lap terakhir setelah duel sengit dengan rival-rivalnya di barisan depan.
Bekal dari Jerez jelas menjadi suntikan moral besar. Meski Le Mans bukan trek yang benar-benar asing, tantangan tetap tak ringan.
Baca Juga:PPIH Siap Sambut Gelombang Kedua Jemaah Haji 2026 di Jeddah, Layanan Lansia Jadi PrioritasTerjawab, Kenapa Veda Ega Pratama Dijuluki Travis Pastrana Moto3, Latihan Ekstrem Jadi Senjata Rahasia di Le M
Terakhir kali Veda tampil di sirkuit tersebut pada ajang Red Bull Rookies Cup 2024, ia membukukan hasil kompetitif dengan finis di posisi 10 dan 7.
Pada musim berikutnya, ia harus melewatkan balapan karena cedera.
Kini, Veda kembali ke Le Mans dengan pengalaman yang lebih matang, kondisi fisik yang lebih siap, dan mental bertarung yang semakin terasah.
Usai balapan di Spanyol, Veda mengungkapkan kepuasannya terhadap progres yang ditunjukkan.
Ia menilai start yang baik menjadi faktor penting yang membawanya cepat masuk ke rombongan 10 besar.
