RADARTASIK.ID— Sinergi tiga kementerian diperkuat untuk memperluas akses pembiayaan, membuka ruang usaha, dan mendorong jutaan masyarakat naik kelas ke sektor formal demi menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
Pemerintah mempercepat langkah pengentasan kemiskinan ekstrem dengan menempatkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif sebagai pilar utama pemberdayaan masyarakat.
Strategi ini dipilih karena dinilai paling dekat dengan denyut ekonomi akar rumput sekaligus mampu membuka jalan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.
Baca Juga:PPIH Siap Sambut Gelombang Kedua Jemaah Haji 2026 di Jeddah, Layanan Lansia Jadi PrioritasTerjawab, Kenapa Veda Ega Pratama Dijuluki Travis Pastrana Moto3, Latihan Ekstrem Jadi Senjata Rahasia di Le M
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi lintas kementerian yang dipimpin Muhaimin Iskandar bersama Maman Abdurrahman dan Teuku Riefky Harsya.
Pertemuan itu memfokuskan pembahasan pada percepatan implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 melalui langkah yang lebih terarah, konkret, dan terukur agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat lapisan terbawah.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menilai sektor usaha mikro menjadi titik tumpu paling strategis dalam agenda pengentasan kemiskinan ekstrem.
Menurutnya, kelompok usaha mikro memiliki keterkaitan langsung dengan masyarakat miskin, terutama mereka yang selama ini berada di sektor informal dan memiliki keterbatasan akses terhadap permodalan, pasar, maupun pendampingan usaha.
Ia mengungkapkan, hingga awal Mei 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp96 triliun.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp70 triliun telah mengalir ke sektor usaha mikro.
“Kelompok ini mayoritas pekerja informal. Kita dorong naik kelas menjadi pelaku usaha formal agar lebih produktif dan berkelanjutan,” ujar Maman, di Jakarta, Senin, 4 mei 2026.
Baca Juga:Lawan Persija, 11 Pemain Inti Persib Ini Jadi Andalan Bojan Hodak untuk Berjaya di Markas Macan KemayoranIHSG Menguat ke Level 7.022, Empat Saham Rekomendasi Analis Hari Ini Layak Dicermati
Penyaluran ini dipandang sebagai instrumen penting untuk mendorong pelaku usaha kecil agar mampu berkembang dari aktivitas ekonomi subsisten menjadi usaha formal yang lebih produktif dan memiliki daya tahan bisnis jangka panjang.
Selain dukungan pembiayaan, pemerintah juga mulai memperluas akses ruang usaha melalui pemanfaatan fasilitas publik yang dimiliki pemerintah, sektor swasta, hingga badan usaha milik negara.
Skema tersebut diproyeksikan mampu melahirkan ekosistem usaha baru, sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas, terutama bagi generasi muda yang memiliki potensi besar di sektor kewirausahaan dan ekonomi kreatif.
