Dalam situasi tersebut, Inter menunjukkan keunggulan utama mereka: kontinuitas.
Mereka tidak mudah goyah setelah hasil buruk, termasuk dua kekalahan di derby yang sempat menguji mental tim.
Justru dari situ, Nerazzurri bangkit dan kembali stabil hingga akhirnya mengunci gelar.
Kini, setelah Scudetto ke-21 resmi diraih, perhatian mulai beralih ke masa depan.
Baca Juga:10 Laga Kunci Scudetto Inter Milan: Kekalahan 3-1 dari Napoli Jadi Ajang KebangkitanIgli Tare: Presiden Lazio Selalu Tertidur saat Lakukan Negosiasi, Bangun Ketika Bicara Soal Uang
Apakah ini menjadi awal dari siklus baru di bawah Chivu, atau justru penutup manis sebelum perubahan besar dilakukan dalam skuad?
Jawaban atas pertanyaan itu masih akan ditentukan dalam waktu ke depan.
Namun untuk saat ini, satu hal yang pasti: kombinasi antara warisan taktik Inzaghi dan sentuhan pragmatis Chivu telah menjadi “senjata rahasia” yang membawa Inter kembali ke puncak sepak bola Italia.
