RADARTASIK.ID — Persaingan juara kian memanas, Persib memburu kemenangan wajib di GBLA, namun PSIM datang ke Bandung dengan misi mengejutkan dan strategi disiplin untuk mencuri poin.
Persib Bandung memasuki salah satu laga paling krusial dalam perburuan gelar Super League 2025/26 saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-31 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin, 4 Mei 2026, pukul 15.30 WIB.
Di tengah tensi persaingan papan atas yang semakin ketat, duel ini dipandang Maung Bandung layaknya partai final yang tak boleh berakhir dengan kehilangan poin.
Baca Juga:Moto3 Spanyol 2026: Veda Ega Pratama Melesat, Hakim Danish Tertahan, Rider Indonesia Pimpin Klasemen RookieVeda Ega Pratama Masuk Radar Aspar Team, Pembalap Muda Indonesia Disebut Berpotensi Jadi “Ai Ogura Kedua”
Tekad itu bukan tanpa alasan. Pada pertemuan pertama musim ini, Persib gagal menundukkan PSIM setelah hanya bermain imbang 1-1.
Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa tim asal Yogyakarta bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata, meski secara posisi klasemen berada di luar 10 besar.
Hingga pekan ke-30, Persib masih bertengger di puncak klasemen dengan koleksi 69 poin.
Jumlah tersebut sejatinya sama dengan raihan Borneo FC yang terus menempel ketat di posisi kedua.
Namun, Maung Bandung masih unggul dalam catatan head to head, membuat setiap laga sisa musim ini menjadi penentu arah trofi juara.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, membaca pertandingan melawan PSIM sebagai ujian yang tidak akan mudah dilalui.
Ia menilai lawannya memiliki organisasi permainan yang solid, terutama dalam bertahan.
Baca Juga:Transformasi Timnas Jerman: Dari Kegagalan Euro 2004 hingga Fondasi Kejayaan Juara Piala Dunia 2014Veda Ega Pratama Melesat di Tes Moto3 Jerez, Siap Berikan Kejutan dan Modal Kuat Bidik Hasil Besar di Le Mans
Menurut analisisnya, PSIM adalah tim yang sangat disiplin, memiliki struktur permainan rapi, dan sulit ditembus, bahkan ketika menelan kekalahan pun margin kebobolannya kerap tipis.
“Mereka tim yang terorganisir dengan baik. Mereka sulit dikalahkan di setiap pertandingan. Bahkan saat kalah pun, mereka sedikit kebobolan,” ujar Bojan Hodak sebelum pertandingan di Stadion GBLA, Minggu 3 Mei 2026.
Pandangan Hodak itu sekaligus menegaskan bahwa Persib harus tampil dengan level permainan terbaik jika ingin menjaga posisi di puncak klasemen.
Kewaspadaan sang pelatih juga beralasan. Dari kubu lawan, pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel menunjukkan kepercayaan diri tinggi jelang lawatan ke Bandung.
Ia mengakui Persib sedang berada dalam tren performa positif dan memiliki kualitas individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam waktu singkat.
