TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Video tebing tambang pasir di Kabupaten Tasikmalaya longsor viral di media sosial. Longsoran menimpa sejumlah alat berat dan truk pengangkut di bawahnya. Namun tak sampai tertimbun total.
Peristiwa tersebut terjadi Jumat (1/5/2026) sore dan sempat terekam kamera ponsel warga. Dalam video terdengar suara seseorang berteriak sambil merekam kejadian tersebut dari titik atas lokasi tambang. Beberapa operator alat berat juga terlihat berhamburan menjauhi titik longsor. Sedangkan alat berat mereka ditinggalkan begitu saja.
Kabid Darlog BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Cahyono Rahmat, menyebutkan, kejadian longsor tersebut disebabkan masalah teknis penambangan.
Baca Juga:Kado May Day, Pemerintah Batasi Outsourching Lewat Permenaker BaruGandeng BSI, Bea Cukai Tasik Bangun Konektivitas Ekonomi
“Untuk lokasi kejadian masih masuk area IUP OP perusahaan tambang pasir milik pengusaha asal Tasikmalaya. Untuk perusahaan tambang pasir ini milik Haji ijang dan kejadian apapun masih tanggung jawab perusahaan,” terang Cahyono.
Meski rekaman video menunjukkan suasana panik, Cahyono menyebut tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya body alat berat dan truk yang tertimbun sebagian.
“Tidak ada korban jiwa dan truk pasir hanya tertimbun sebatas bodi kendaraan,” tambah dia.
Selain itu, lokasi longsor juga menurutnya tidak termasuk dalam area Gunung Galunggung.
“Jadi memang area longsor bukan Gunung Galunggung dan itu adalah sedimentasi bekas letupan gunung galunggung yang mengalir di DAS sungai cikunir yang mengendap,” paparnya.
Kapolsek Leuwisari, Iptu Pramono juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya peristiwa itu tak sampai mengakibatkan korban jiwa. Kepolisian telah menerjunkan tim ke lapangan untuk memeriksa kondisi pasca longsor. Lokasi kejadian juga disebut masuk dalam wilayah Blok Sibaju Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu.
“Bhabinkamtibmas dan Pospol Padakembang memastikan dan sudah mengecek ke TKP, setelah di cek menurut keterangan masyarakat dan desa lokasi masuk Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu,” ungkap dia.
Baca Juga:Ratusan Kepala Madrasah Ikuti Pembinaan di MAN 1 TasikmalayaTanggung Jawab Moral di Balik Lahirnya Seorang Pemimpin!
Pram menambahkan, sebelum kejadian longsor, hujan deras sempat turun. Informasi itu ia dapat dari para pegawai tambang dan masyarakat di sekitar lokasi.
Terpisah, Kepala Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu, Hidayat, membenarkan bahwa lokasi tambang pasir yang longsor berada di wilayahnya, yaitu Blok Sibaju Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu. Usaha penambangan pasir tersebut dilakukan perusahaan PT Dozer milik H Ijang. Saat ditanya apakah ada izin, Hidayat menyebutkan kemungkinan sudah berizin.
