Ratusan Atlet Unjuk Kemampuan di Pasundan Muaythai Championship 2026, Kabupaten Tasikmalaya Jadi Tuan Rumah

Muaythai Championship
Ratusan petarung dari berbagai camp muaythai se-Priangan Timur tampil dalam ajang Pasundan Muaythai Championship 2026, Minggu 3 Mei 2026. (Ujang Nandar/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Suasana Basement Parkir Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, dipenuhi energi dan semangat para atlet bela diri, Minggu (3/5/2026).

Sebanyak sekitar 140 hingga 150 petarung dari berbagai camp muaythai se-Priangan Timur ambil bagian dalam ajang Pasundan Muaythai Championship 2026, sebuah kejuaraan yang untuk pertama kalinya digelar dalam skala besar di wilayah tersebut.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal. Para atlet dari berbagai kategori usia dan tingkat kemampuan, mulai dari pemula anak-anak hingga petarung elite, turun ke arena dengan satu tujuan: menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih kemenangan secara terhormat.

Total terdapat sekitar 67 partai pertandingan yang digelar sepanjang kejuaraan.

Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama

Ketua Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya, Adi Septian Nugraha, menjelaskan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar klub sekaligus wadah pembinaan atlet.

“Kurang lebih ada 150 atlet yang bertanding dalam 67 partai. Kegiatan ini kami jadikan momentum silaturahmi antar klub sekaligus pembinaan atlet masa depan. Sejak dini, anak-anak juga dikenalkan bela diri agar mental dan kepribadiannya terbentuk,” ujarnya.

Beragam kelas dipertandingkan dalam kejuaraan ini, mulai dari kategori pemula, beginner, amatir, elite, hingga kelas amatir profesional (Ampro) yang menjadi salah satu daya tarik utama.

Selain itu, pertandingan Four Men Tournament dan Four Women Tournament turut menyita perhatian, karena menghadirkan persaingan ketat dengan gengsi tinggi di antara para peserta.

Tidak hanya memperebutkan piala dan hadiah pembinaan, setiap petarung juga membawa harga diri serta nama baik klub yang harus dipertahankan di atas ring. Hal ini menjadikan setiap laga berlangsung sengit dan penuh semangat.

Adi juga menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Pihaknya menargetkan lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

“Kami ingin memiliki regenerasi atlet yang berjenjang, mulai dari usia dini hingga level elite. Karena itu, kelas yang dipertandingkan dibuat lengkap agar pembinaan berjalan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan DPRD yang telah memfasilitasi tempat pelaksanaan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sponsor menjadi kunci berkembangnya ekosistem muaythai di daerah.

0 Komentar