TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kondisi Irigasi Ciramajaya di Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya yang tak berfungsi selama lebih dari satu dekade akhirnya mendapat sorotan serius dari berbagai pihak.
Selain pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Tasikmalaya turut mendesak agar penanganan dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Gumilar Akhmad Purbawisesa, menegaskan bahwa persoalan irigasi tersebut sudah sangat mendesak dan harus segera direspons oleh pemerintah. Pasalnya, masyarakat setempat telah lama menunggu aliran air untuk menggarap lahan pertanian mereka.
Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama
“Permintaan masyarakat ini sudah sangat mendesak. Irigasi ini sudah bertahun-tahun tidak mengalir, jadi harus segera ditangani,” ujar Gumilar kepada Radar, Minggu 3 Mei 2026.
Ia menekankan bahwa proses perbaikan tidak boleh dilakukan setengah-setengah. Menurutnya, anggaran yang telah dikucurkan akan sia-sia apabila hasilnya tidak benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Perbaikannya harus dituntaskan sampai air benar-benar mengalir. Jangan setengah-setengah, karena kalau begitu anggaran yang sudah digelontorkan jadi tidak optimal,” tegasnya.
Selain perbaikan saluran, Gumilar juga mengingatkan pentingnya pembenahan pada bagian hulu, termasuk bendungan sebagai sumber utama air. Ia khawatir, jika debit air dari hulu tidak mencukupi, maka saluran yang telah diperbaiki tetap tidak akan berfungsi maksimal.
“Jangan sampai salurannya sudah diperbaiki, tapi airnya tidak mengalir karena sumbernya bermasalah. Artinya, penanganan irigasi ini harus diselesaikan dari hulu sampai hilir,” tambahnya.
Sebelumnya Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, turun langsung meninjau kondisi irigasi melalui inspeksi mendadak (sidak) di Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya.
Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi tokoh masyarakat, Camat Tanjungjaya, serta perwakilan UPTD Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
Di lokasi, rombongan menemukan kondisi irigasi yang memprihatinkan. Sejumlah pintu air terlihat berkarat dan tidak berfungsi, sementara saluran irigasi tidak dialiri air selama bertahun-tahun.
Permasalahan Irigasi Ciramajaya sendiri telah berlangsung sejak lama.
Sejak tahun 2010, kawasan tersebut dirancang menjadi lahan sawah produktif guna mendukung ketahanan pangan. Namun hingga kini, sistem irigasi yang tidak berjalan membuat rencana tersebut belum terealisasi
