Nesta juga menekankan bahwa dirinya tidak pernah memiliki rasa iri terhadap siapa pun.
Ia merasa kehidupannya sudah sangat beruntung, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi setelah pensiun.
“Saya tidak pernah iri. Hidup sudah memberi saya begitu banyak. Saya berasal dari nol, dan sekarang bisa menikmati hidup, tinggal di Miami, bepergian ke seluruh dunia. Saya bersyukur setiap hari,” ujarnya.
Baca Juga:Jurnalis Italia Ungkap Alasan Perez Inginkan Jose Mourinho: Real Madrid Bukan Orkestra SovietJose Mourinho: Jangan Pernah Menyalahkan Fans AS Roma Jika Tim Tidak Menang
Polemik ini memang tidak berkembang menjadi konflik besar, namun cukup menarik perhatian publik.
Dua sosok yang pernah berjuang bersama membawa Italia ke puncak dunia kini menunjukkan bahwa bahkan hubungan persahabatan lama pun bisa tersentuh oleh kesalahpahaman kecil.
Meski demikian, nada yang disampaikan Nesta menunjukkan bahwa persoalan ini lebih kepada klarifikasi ketimbang perseteruan serius.
Hubungan keduanya diyakini tetap baik, seiring rasa saling menghormati yang telah terbangun sejak lama di dalam dan luar lapangan.
