BANJAR, RADARTASIK.ID – Kamar rumah milik Sarmi (50), warga Gang Militer Dusun Sindangmulya RT 03 RW 09 Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, terbakar pada Rabu (29/4/2026) siang saat dalam keadaan kosong.
Sarmi mengatakan, saat kejadian dirinya sedang pergi ke minimarket di Pasar Langkaplancar bersama cucunya sekitar pukul 13.00 WIB. Ia baru mengetahui peristiwa tersebut setelah kembali ke rumah dan mendapati warga sudah berkerumun.
“Rumah dalam keadaan kosong, karena saya sama cucu pergi. Pas sampai rumah sudah banyak orang, katanya kebakaran,” ucapnya di lokasi.
Baca Juga:Ratusan Kepala Madrasah Ikuti Pembinaan di MAN 1 TasikmalayaTanggung Jawab Moral di Balik Lahirnya Seorang Pemimpin!
Ia mengaku syok melihat kondisi rumahnya saat tiba, karena warga sudah melakukan upaya pemadaman.
Sementara itu, warga sekitar Saring mengungkapkan, informasi kebakaran pertama kali diketahui dari anak-anak yang melihat adanya asap dari rumah korban. Warga kemudian bergegas mendatangi lokasi dan langsung berupaya memadamkan api.
“Warga berkerumun, kemudian melakukan pemadaman dan beruntung rumah tidak di kunci, dengan cepat memadamkan api menggunakan air dari saluran irigasi pakai ember,” tegasnya.
Menurutnya, rumah dalam kondisi ditinggal pemilik sehingga warga berinisiatif memadamkan api secara gotong royong. Sejumlah barang di dalam kamar seperti kasur, bantal, kipas angin, tas hingga koper dilaporkan ikut terbakar.
Seorang relawan RAPI menyebutkan, api diduga berasal dari kipas angin gantung yang meleleh dan menyulut kasur di bawahnya.
“Kemungkinan api berasal dari kipas angin, karena kalau dilihat kipas angin gantungnya meleleh. Kemudian lelehannya membakar kasur di bawahnya,” ujarnya.
Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran Kota Banjar tiba di lokasi saat api sudah berhasil dipadamkan oleh warga. (Anto Sugiarto)
