Pepo Martinez Tak Mau Jadi Cadangan, Inter Ragu Datangkan Vicario

Josep Martinez
Josep Martinez Foto: Tangkapan layar Instagram@josep_mtz!
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Inter Milan mulai mempertimbangkan ulang rencana mereka di sektor penjaga gawang menjelang bursa transfer musim panas.

Situasi ini dipicu oleh sikap tegas Josep “Pepo” Martinez yang enggan kembali menjadi pilihan kedua, serta pertimbangan finansial yang kini semakin kompleks.

Sejak beberapa pekan terakhir, Inter sebenarnya sudah bergerak maju dalam upaya mendatangkan Guglielmo Vicario dari Tottenham Hotspur.

Baca Juga:Tak Ingin Rugi, AC Milan Harus Jual Nkunku Minimal Rp527 MiliarAC Milan Semakin Dijauhi Penggemar Setianya, Momen Maldini Turunkan Harga Tiket Kembali Diungkit

Kiper tim nasional Italia itu disebut telah membuka peluang kembali ke Serie A, bahkan komunikasi antara kedua pihak berjalan cukup intens.

Dari sisi pemain, sinyal positif sudah diberikan, dan Inter pun sempat percaya diri bisa menuntaskan transfer tersebut.

Namun, dinamika internal tim membuat rencana itu kini tidak lagi mutlak.

Salah satu faktor utama adalah ketidakpastian masa depan Yann Sommer yang mulai dianggap tidak lagi memberikan jaminan performa konsisten.

Di sisi lain, Pepo Martinez justru menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa penampilan terakhirnya.

Masalah utama muncul dari pernyataan tegas Martinez. Kiper asal Spanyol itu tidak ingin kembali menjadi pelapis dan menuntut peran sebagai penjaga gawang utama.

Jika tidak, ia membuka peluang untuk hengkang ke klub lain yang bisa memberinya menit bermain reguler.

Baca Juga:Atalanta Tumbang, AC Milan Dipastikan Tampil di Kompetisi EropaMedia Italia: Inter Milan Tak Terlibat dalam Kasus Wasit Rocchi

Sikap ini membuat Inter berada dalam dilema. Jika tetap memaksakan perekrutan Vicario sebagai kiper utama, maka mereka berisiko kehilangan Martinez.

Sebaliknya, jika mempromosikan Martinez, maka kebutuhan akan kiper utama baru bisa dihindari—namun tetap harus mencari pelapis berkualitas.

Selain faktor teknis, aspek finansial juga menjadi penentu penting. Inter diperkirakan memiliki anggaran awal sekitar €40 juta atau setara Rp680 miliar (kurs €1 = Rp17.000) untuk jendela transfer mendatang.

Jika mereka tetap merekrut Vicario dengan estimasi biaya sekitar €20 juta (sekitar Rp340 miliar), ditambah biaya tambahan untuk kiper kedua sebesar €6–7 juta (sekitar Rp102–119 miliar) serta gaji tahunan sekitar €1 juta (sekitar Rp17 miliar), maka sebagian besar anggaran akan langsung terkuras hanya untuk posisi penjaga gawang.

Situasi ini tentu tidak ideal, mengingat Inter juga memiliki kebutuhan di sektor lain.

0 Komentar