Karena itu, manajemen mulai mempertimbangkan ulang prioritas mereka agar tetap bisa menjaga keseimbangan skuad.
Dengan kondisi tersebut, Inter kini tidak lagi sepenuhnya fokus pada Vicario. Meski kesepakatan secara prinsip sudah berada di jalur yang tepat, klub mulai membuka opsi alternatif.
Salah satu skenario yang dipertimbangkan adalah mempromosikan Martinez sebagai kiper utama, lalu mencari penjaga gawang pelapis yang lebih terjangkau namun tetap berpengalaman, bahkan jika memungkinkan memiliki jam terbang di level internasional.
Baca Juga:Tak Ingin Rugi, AC Milan Harus Jual Nkunku Minimal Rp527 MiliarAC Milan Semakin Dijauhi Penggemar Setianya, Momen Maldini Turunkan Harga Tiket Kembali Diungkit
Langkah ini dinilai lebih efisien secara finansial dan memberi fleksibilitas lebih besar bagi Inter untuk memperkuat lini lain.
Terlebih, dana tambahan dari potensi penjualan pemain juga masih dinantikan untuk memperbesar anggaran belanja.
Pemilik klub, Oaktree Capital Management, disebut akan menyediakan dana awal, namun tetap menekankan prinsip kehati-hatian dalam pengeluaran.
Artinya, setiap keputusan transfer harus benar-benar mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan teknis dan kondisi finansial.
Dalam konteks ini, keputusan soal kiper menjadi sangat krusial. Inter tidak hanya mencari solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi jangka panjang untuk posisi yang sangat vital tersebut.
Untuk saat ini, peluang mendatangkan Vicario memang belum sepenuhnya tertutup. Namun, jelas bahwa situasinya tidak lagi sekuat beberapa minggu lalu.
Semua akan bergantung pada bagaimana Inter menilai perkembangan Martinez dalam sisa musim ini.
Baca Juga:Atalanta Tumbang, AC Milan Dipastikan Tampil di Kompetisi EropaMedia Italia: Inter Milan Tak Terlibat dalam Kasus Wasit Rocchi
Jika kiper Spanyol itu mampu terus tampil meyakinkan, bukan tidak mungkin ia akan naik menjadi pilihan utama secara permanen.
Dan jika itu terjadi, maka rencana besar mendatangkan Vicario bisa saja berubah total.
Dengan berbagai pertimbangan yang ada, satu hal yang pasti: keputusan Inter di posisi penjaga gawang musim panas nanti akan menjadi salah satu kunci arah proyek mereka ke depan.
