RADARTASIK.ID – AC Milan resmi mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim 2026/2027 setelah hasil pertandingan lain berpihak pada mereka.
Kekalahan Atalanta di markas Cagliari menjadi penentu, memastikan jarak poin tak lagi terkejar.
Saat ini Milan menempati posisi ketiga klasemen dengan 67 poin, unggul 13 angka dari Atalanta yang berada di peringkat ketujuh dengan 54 poin.
Baca Juga:Media Italia: Inter Milan Tak Terlibat dalam Kasus Wasit RocchiMarcus Rashford Memilih Potong Gaji daripada Pulang ke Manchester United
Dengan hanya empat pertandingan tersisa dan maksimal 12 poin yang bisa diraih, Atalanta tak mungkin lagi menyamai perolehan poin Milan.
Artinya, dalam skenario terburuk sekalipun, tim asuhan Massimiliano Allegri setidaknya akan finis di zona kompetisi Eropa, bahkan jika harus melalui jalur UEFA Conference League.
Meski tiket Eropa sudah di tangan, ambisi Milan jelas belum berhenti. Target utama tetap finis di empat besar demi mengamankan tempat di Liga Champions.
Secara matematis, Rossoneri membutuhkan tambahan enam poin dari empat laga tersisa untuk memastikan posisi tersebut tanpa bergantung pada hasil tim lain.
Jika pada akhirnya Milan finis dengan jumlah poin yang sama dengan AS Roma atau Como, mereka tetap berada di posisi lebih baik berkat keunggulan rekor pertemuan langsung (head-to-head).
Hasil ini menjadi keuntungan penting di fase akhir musim yang ketat.
Jadwal yang menanti Milan pun cukup menantang. Mereka akan menghadapi Sassuolo (tandang), Atalanta (kandang), Genoa (tandang), dan kembali menjamu Cagliari di San Siro.
Baca Juga:Sandro Sabatini: AC Milan dan Juventus Wajib Beli Pemain Bintang untuk Dekati Level InterAC Milan vs Juventus Berakhir Imbang, Inter Butuh Tiga Poin untuk Scudetto
Empat laga ini akan menjadi penentu apakah Milan mampu kembali ke panggung tertinggi sepak bola Eropa.
Cagliari Bangkit, Atalanta Tersingkir dari Persaingan
Kemenangan dramatis Cagliari atas Atalanta dengan skor 3-2 dalam laga tunda pekan ke-34 memberikan dampak besar pada peta klasemen.
Tim asal Sardinia itu kini unggul delapan poin dari zona degradasi, membuka peluang besar untuk bertahan di Serie A musim depan.
Sebaliknya, hasil tersebut menjadi pukulan telak bagi Atalanta. Tim asuhan Raffaele Palladino kini tertinggal enam poin dari zona Eropa yang ditempati Roma dan Como.
Dengan waktu yang semakin sempit, harapan mereka untuk menembus kompetisi elite Eropa praktis sirna.
