Tempat Wisata Rawan Maling, Polres Pangandaran Minta Wisatawan Waspada Menempatkan Kendaraan

masa liburan, pantai pangandaran
Pantai Pangandaran dipenuhi wisatawan di hari terakhir masa libur panjang, Senin (1/6/2026).
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID– Kasus pencurian bisa terjadi di mana saja, termasuk di tengah keramaian objek wisata. Para wisatawan perlu waspada dan mengamankan barang bawaan termasuk menempatkan kendaraan.

Satuan Reserse Kriminal Polres Pangandaran mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor di kawasan Objek wisata Pangandaran.

Kasat Reskrim Polres Pangandaran AKP Idas Wardias mengatakan, masyarakat harus lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan, khususnya sepeda motor.

Baca Juga:Hasil Pekerjaan Tak Berfungsi, Proyek Ipal TPA Ciangir Kota Tasikmalaya MencurigakanNilai Para Peserta Mendadak Berkurang! Penerimaan Siswa Sekolah Maung di Kota Tasikmalaya Berpolemik

“Kami mengimbau masyarakat maupun wisatawan agar memarkirkan kendaraan di lokasi yang aman dan jika memungkinkan di tempat yang dijaga oleh petugas parkir,” ungkapnya belum lama ini.

Selain memastikan kendaraan terkunci dengan baik, Ia pun menyarankan penggunaan kunci pengaman tambahan untuk meminimalisir risiko pencurian. “Jangan hanya mengandalkan kunci leher. Sebaiknya gunakan juga kunci tambahan sebagai pengaman ekstra,” katanya.

Pihaknya pun terus meningkatkan upaya pencegahan melalui patroli rutin dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar hampir setiap malam, terutama pada jam-jam yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas.

“Patroli gabungan terus kami lakukan. Hampir setiap malam ada kegiatan KRYD, khususnya pada jam-jam rawan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan, termasuk curanmor,” ucapnya.

Idas mencontohkan kasus pencurian sepeda motor yang sempat terjadi di kawasan wisata Pantai Pangandaran, tepatnya di Blok Pamugaran, hal itu harus jadi kewaspadaan bagi wisatawan. Ia mengatakan, masyarakat atau wisatawan harus berani melaporkan setiap ada kecurigaan adanya tindak kejahatan di kawasan wisata.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar