Marcus Rashford Memilih Potong Gaji daripada Pulang ke Manchester United

Marcus Rashford
Marcus Rashford tampil saat Man United mengalahkan Aston Villa 3-2 di Premier League, Rabu 27 Desember 2023. (Manchester United/X)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu topik panas jelang bursa transfer musim panas.

Penyerang asal Inggris itu dikabarkan lebih memilih bertahan di FC Barcelona, bahkan dengan konsekuensi menerima pemotongan gaji, ketimbang kembali ke Manchester United.

Menurut laporan Calciomercato, Rashford yang saat ini berstatus pemain pinjaman di Barcelona merasa menemukan kembali performa terbaiknya.

Baca Juga:Fabregas Ogah Bicarakan Peluang Como Lolos ke Liga Champions: Bisa Bersaing dengan Juventus Sudah Luar BiasaAllegri dan Spalletti Puas dengan Hasil Imbang, Curva Sud Protes Harga Tiket

Di bawah arahan pelatih Hansi Flick, ia tampil konsisten dan menjadi salah satu bagian penting dalam lini serang Blaugrana.

Statistiknya pun cukup impresif. Sepanjang musim ini, Rashford mampu mencatatkan kontribusi gol atau assist setiap 92 menit.

Angka tersebut menunjukkan efektivitasnya dalam membantu Barcelona bersaing di papan atas La Liga.

Bahkan, ia baru saja mencetak gol penting dalam kemenangan 2-0 atas Getafe CF, yang membuat total golnya musim ini mencapai 13.

Performa tersebut menjadi jawaban atas keraguan yang sempat muncul saat awal kedatangannya.

Kini, Rashford tidak hanya beradaptasi dengan cepat, tetapi juga mampu menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan krusial.

Tak heran jika ia berharap bisa melanjutkan kariernya di Camp Nou secara permanen.

Baca Juga:Luca Calamai: Friedkin Seharusnya Tak Membiarkan Gasperini Menguasai AS RomaFabregas Ingin Bertahan di Como: Bodoh Jika Berfikir Saya Akan Pergi ke Chelsea

Namun, keinginan itu tidak sepenuhnya berada di tangan sang pemain. Kondisi finansial Barcelona menjadi kendala utama dalam mewujudkan transfer permanen.

Klub Catalan tersebut masih harus berhitung cermat terkait aturan Financial Fair Play, yang membatasi ruang gerak mereka dalam memberikan kontrak jangka panjang.

Jurnalis Guillem Balague melalui laporan di BBC Sport menyebutkan bahwa Rashford bersedia menurunkan tuntutan gajinya demi bertahan di Barcelona.

Meski begitu, manajemen klub tetap harus mengevaluasi seluruh aspek finansial sebelum mengambil keputusan final.

Di sisi lain, internal Barcelona juga tengah mempertimbangkan prioritas transfer lain.

Dengan banyaknya opsi di lini depan, klub harus menentukan apakah investasi pada Rashford merupakan langkah paling tepat dibandingkan target lain.

Musim ini, Flick memang menerapkan rotasi ketat di lini serang. Dari tujuh pemain ofensif yang bersaing untuk tiga posisi utama, hanya Lamine Yamal yang mencatatkan waktu bermain lebih dari 3.600 menit.

Dalam situasi tersebut, Rashford menunjukkan kedewasaan dengan menerima peran rotasi tanpa mengurangi kontribusinya di lapangan.

0 Komentar