RADARTASIK.ID – Gelombang kritik terhadap Zlatan Ibrahimovic terus membesar di tengah situasi tidak menentu yang sedang dialami AC Milan.
Setelah menjadi salah satu sasaran utama protes kelompok ultras Curva Sud bersama pemilik klub Gerry Cardinale, kini mantan striker asal Swedia itu kembali mendapat sorotan tajam dari jurnalis senior Italia, Fabio Ravezzani.
Dalam beberapa pekan terakhir, suasana di lingkungan AC Milan memang jauh dari kata kondusif.
Baca Juga:Galante Yakin Inter Tak Akan Dapatkan Mancini: Sarankan Rekrut Oumar SoletMatteo Moretto: Alexander Sorloth Setuju Gabung Juventus
Kekecewaan suporter memuncak setelah musim yang dianggap gagal, ditambah lambatnya manajemen dalam menentukan arah klub untuk menghadapi musim 2026/2027.
Puncak kemarahan tifosi terlihat pada aksi Curva Sud yang memasang ratusan poster bertuliskan “Liberate il nostro Milan” atau “Bebaskan Milan Kami” di berbagai titik strategis Kota Milan.
Poster-poster tersebut tersebar di sekitar Casa Milan, Stadion San Siro, stasiun metro pusat kota hingga kawasan Segrate, lokasi berdirinya Padel Zenter milik Ibrahimovic.
Dalam aksi tersebut, Gerry Cardinale menjadi target utama kritik suporter.
Namun nama Ibrahimovic juga muncul sebagai salah satu figur yang dianggap bertanggung jawab atas kondisi klub saat ini.
Bersama Presiden Paolo Scaroni dan Commercial Director Maikel Oettle, mantan penyerang Rossoneri itu menjadi simbol manajemen yang dinilai gagal menjawab ekspektasi para pendukung.
Di tengah meningkatnya tekanan tersebut, aktivitas Ibrahimovic di media sosial justru memicu kontroversi baru.
Sejumlah pendukung Milan mempertanyakan sikap pria berusia 44 tahun itu yang masih aktif mengunggah berbagai video dan konten pribadi, sementara suasana di sekitar klub sedang penuh ketidakpastian.
Baca Juga:Gattuso Ingin Bawa Striker Gagal AC Milan ke LazioPerez Kembali Jadi Presiden Real Madrid, Olise dan Kvaratskhelia Calon Pemain Baru Seharga Rp3 Triliun
Kondisi itu turut mendapat perhatian Fabio Ravezzani, jurnalis Italia sekaligus mantan direktur TeleLombardia.
Melalui akun media sosial X, Ravezzani mengomentari salah satu unggahan Ibrahimovic dan menyampaikan kritik yang cukup keras terhadap sosok yang kini menjabat sebagai penasihat senior AC Milan tersebut.
Menurut Ravezzani, Ibrahimovic terlihat tidak memahami tingkat kecemasan dan frustrasi yang sedang dirasakan para pendukung Rossoneri.
“Fakta bahwa dia tidak memahami kondisi kecemasan bahkan hampir putus asa yang dirasakan para pendukung Milan menunjukkan betapa tidak cocoknya Ibrahimovic dengan peran yang ia berikan kepada dirinya sendiri setelah membeli saham RedBird,” tulis Ravezzani.
