RADARTASIK.ID – Hubungan emosional antara Olivier Giroud dan AC Milan ternyata belum benar-benar berakhir.
Meski kini kembali bermain di Prancis bersama Lille, striker veteran itu mengaku masih menyimpan rasa rindu mendalam terhadap Rossoneri dan mengirim sinyal untuk kembali suatu hari nanti.
Dalam wawancara yang dikutip dari MilanNews.it, Giroud berbicara jujur tentang berbagai hal, mulai dari kenangan indah bersama Milan hingga kekecewaannya atas kepergian legenda klub Paolo Maldini pada 2023 lalu.
Baca Juga:Jurnalis Italia: Chivu Ajari Fabregas Pentingnya Kemenangan bagi Klub, Pemain, Kota dan PemilikLuciano Moggi: Skuad AC Milan Lebih Kuat dari Juventus
Giroud merupakan bagian penting saat Milan meraih Scudetto, dan di usia 39 tahun, ia masih menunjukkan ketajamannya dengan mencetak 11 gol musim ini bersama Lille.
Namun, hatinya tetap tertambat di San Siro.
“Saya merindukan segalanya,” ujar Giroud, menggambarkan kedekatannya dengan Milan yang tidak luntur meski telah berpisah.
Salah satu momen yang paling membekas bagi Giroud adalah keputusan klub melepas Maldini. Sosok yang bukan hanya ikon Milan, tetapi juga figur penting dalam kesuksesan tim.
Giroud mengakui bahwa perpisahan tersebut tidak mudah diterima oleh para pemain, termasuk dirinya sendiri.
Ia menilai kehadiran Maldini memiliki pengaruh besar, baik secara simbolis maupun dalam keseharian tim.
“Sulit mengulang musim seperti saat kami juara. Bekerja dengan Paolo adalah kebanggaan tersendiri bagi saya. Tapi tentu saja, saya kecewa ketika dia pergi,” ungkap Giroud.
Ia juga menyoroti dampak kepergian Maldini terhadap beberapa pemain kunci seperti Theo Hernandez dan Rafael Leao, yang dinilai belum kembali ke performa terbaik mereka sejak saat itu.
Baca Juga:Claudio Ranieri Tinggalkan AS RomaSiapa Juara Liga Inggris Jika City dan Arsenal Punya Poin yang Sama di Akhir Musim
Meski demikian, Giroud tetap realistis dan menegaskan bahwa Milan harus terus melangkah dengan struktur yang ada saat ini, sembari berharap suatu hari Maldini bisa kembali ke klub.
“Milan harus terus maju. Tapi mungkin suatu hari nanti Paolo akan kembali,” tambahnya.
Ketika ditanya apakah ia sendiri membuka peluang kembali ke Milan, Giroud tidak menutup kemungkinan tersebut.
Meski belum memiliki rencana pasti setelah pensiun, ia mengaku tetap memiliki ikatan kuat dengan klub.
“Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan setelah karier bermain. Tapi jika Milan membutuhkan saya, kenapa tidak?” ujarnya sambil tersenyum.
