Luciano Moggi: Skuad AC Milan Lebih Kuat dari Juventus

Luciano Moggi
Luciano Moggi Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Duel klasik antara AC Milan dan Juventus pada Senin, (27/4) pukul 01.45 WIB awal pekan depan kembali menjadi sorotan.

Namun, menurut mantan direktur umum Juventus, Luciano Moggi, kekuatan kedua tim kini tidak lagi seimbang seperti masa lalu.

Berbicara dalam program “Cose di Calcio” di Radio Bianconera, Moggi menegaskan bahwa laga Milan kontra Juventus dulunya merupakan pertarungan dua raksasa yang sama-sama memburu gelar juara.

Sayangnya, kondisi itu dinilainya telah berubah dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:Claudio Ranieri Tinggalkan AS RomaSiapa Juara Liga Inggris Jika City dan Arsenal Punya Poin yang Sama di Akhir Musim

“Ini adalah pertandingan dengan tradisi luar biasa, dulu selalu menjadi duel perebutan scudetto,” ujar Moggi dikutip dari Tuttomercatoweb.

“Sekarang tidak lagi seperti itu. Ada masalah di dalam struktur klub yang membuat Juventus lebih sering berjuang untuk finis di posisi empat besar,” lanjutnya.

Moggi juga melihat secara kualitas, skuad Milan saat ini berada di atas Juventus.

Meski demikian, ia tetap memberikan kredit kepada pelatih Luciano Spalletti yang dinilai mampu membawa peningkatan signifikan bagi Bianconeri, meski lebih dari sisi kuantitas permainan dibanding kualitas murni.

“Dari segi materi pemain, Milan lebih kuat. Tapi sejak Spalletti datang, Juventus mengalami peningkatan. Kita lihat saja siapa yang akan menang pada laga Minggu malam di San Siro,” tambahnya.

Pertandingan besar ini dijadwalkan berlangsung di San Siro ini diprediksi menjadi penentu penting dalam persaingan merebut tiket ke Liga Champions musim depan.

Sementara itu, bursa transfer Eropa kembali diramaikan oleh masa depan Robert Lewandowski yang semakin dekat dengan pintu keluar Camp Nou.

Baca Juga:Siapa Samuel Martinez? Bocah 17 Tahun Titisan Kaka dari KolombiaPengamat Italia: Chivu Mirip Mourinho dan Lebih Baik dari Inzaghi

Kontrak Lewandowski yang akan habis dalam beberapa bulan ke depan membuat situasinya menjadi tidak pasti.

Hingga kini, negosiasi perpanjangan kontrak belum menunjukkan perkembangan berarti, sementara sejumlah klub mulai menunjukkan ketertarikan serius.

Meski rumor kepindahan bukan hal baru, situasi kali ini terasa berbeda. Ada indikasi kuat bahwa siklus Lewandowski di Barcelona mendekati akhir.

Di usia 37 tahun, performa striker asal Polandia itu masih kompetitif.

Namun, kontribusinya tidak lagi seimpresif musim-musim awalnya bersama Blaugrana. Faktor usia dan konsistensi performa kini menjadi pertimbangan utama bagi manajemen klub.

0 Komentar