RADARTASIK.ID – Masa depan AC Milan mulai mengerucut ke satu arah: memperkuat skuad secara signifikan demi kembali bersaing di papan atas.
Dalam pertemuan penting di Casa Milan, pelatih Massimiliano Allegri bertemu dengan CEO Giorgio Furlani dan direktur olahraga Igli Tare untuk membahas arah tim ke depan.
Pertemuan tersebut disebut sebagai agenda rutin jelang laga besar melawan Juventus dan terdapat pembahasan serius mengenai pembangunan skuad musim 2026/2027.
Baca Juga:Jurnalis Italia: Chivu Ajari Fabregas Pentingnya Kemenangan bagi Klub, Pemain, Kota dan PemilikLuciano Moggi: Skuad AC Milan Lebih Kuat dari Juventus
Allegri dikabarkan kembali menegaskan satu hal penting: Milan harus menghadirkan pemain dengan kualitas dan nama besar yang sepadan dengan sejarah klub.
Isu masa depan Allegri sendiri sempat menjadi perbincangan.
Ia disebut-sebut mempertimbangkan berbagai opsi, mulai dari bertahan hingga 2028—dengan klausul perpanjangan otomatis jika lolos ke Liga Champions—hingga peluang melatih tim nasional Italia atau klub lain seperti Napoli.
Namun, sinyal terbaru menunjukkan bahwa Allegri tetap condong bertahan dan melanjutkan proyeknya di San Siro.
Bagi Allegri, kunci utama kebangkitan Milan adalah kembali ke Liga Champions.
Kompetisi tersebut bukan hanya soal prestise, tetapi juga sumber pendapatan vital untuk membangun skuad yang kompetitif di tiga ajang sekaligus: Serie A, Coppa Italia, dan Eropa.
Dalam beberapa pertemuan terakhir, termasuk saat kunjungan Furlani ke Milanello, Allegri telah menyampaikan garis besar strategi tim.
Ia menginginkan keseimbangan antara investasi jangka panjang pada pemain muda dan kehadiran pemain berpengalaman kelas dunia.
Baca Juga:Claudio Ranieri Tinggalkan AS RomaSiapa Juara Liga Inggris Jika City dan Arsenal Punya Poin yang Sama di Akhir Musim
Nama-nama seperti Mike Maignan, Adrien Rabiot, dan Luka Modric (jika kontraknya tidak diperpanjang) menjadi fondasi pengalaman yang ingin dipertahankan.
Namun itu belum cukup. Allegri secara spesifik meminta tambahan pemain di beberapa posisi krusial.
Di lini belakang, ia menginginkan satu hingga dua bek tengah berkarakter pemimpin, dengan Mario Gila dari SS Lazio masuk radar.
Di lini tengah, target utama adalah Leon Goretzka, yang berpotensi didatangkan secara gratis dari Bayern Munich.
Sementara di lini depan, Milan membutuhkan striker kelas dunia untuk mengatasi inkonsistensi musim ini.
Beberapa nama yang mencuat antara lain Robert Lewandowski, Alexander Sorloth, Dusan Vlahovic, dan Moise Kean.
