Satpol PP Pangandaran Miskin Personel

Satpol pp pangandaran
Personel Satpol PP Pangandaran saat melakukan penutupan tambang galian c ilegal bersama Dinas ESDM Jabar, Desember 2025 lalu.
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID–Keterbatasan jumlah sumber daya manusia selalu menjadi kendala di semua kantor pemerintahan. Termasuk Satpol PP Pangandaran yang miskin personel karena dari sisi persentase, jumlahnya hanya sekitar 44% dari kebutuhan ideal.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pangandaran Bangi menyebutkan berdasarkan jumlah penduduk Pangandaran pada tahun 2024 mencapai sekitar 445 ribu jiwa, kebutuhan ideal personel diperkirakan mencapai 445 orang. Jumlah personel yang dimiliki saat ini ada 198 orang, 18 ASN dan 170 PPPK paruh waktu.

“Yang jelas, kita kekurangan di ASN. Jumlah di kita hanya 18 orang, mulai dari saya sampai staf,” katanya kepada Radar Senin (20/4/2026).

Baca Juga:Muscab PPP Terancam Gagal!Sundawani Kota Tasikmalaya Optimis Kesenian Sunda Lebih Lestari di Era Gen Z dan Alpha

Dalam pelaksanaan tugas, keterbatasan personel tentu semakin terasa, terutama saat harus melakukan pengamanan di kawasan wisata. Kemudian juga dalam penegakan Perda.

Sebanyak 20 personel bahkan harus ditarik untuk tugas pengamanan itu, sehingga berdampak pada kegiatan penertiban lain.

Sementara untuk tugas Satpol PP berlangsung selama 24 jam dengan sistem tiga shift, yakni petugas piket, cadangan untuk kejadian insidentil seperti demonstrasi, serta petugas lepas piket.

Meski menghadapi keterbatasan personel dan beban kerja tinggi, Bangi menyebutkan hingga saat ini belum ada anggota yang mengeluhkan kondisi tersebut. Bangi berharap, kedepan ada penambahan personil di tubuh satpol PP Kabupaten Pangandaran, sehingga tugas penegakan perda bisa maksimal. (Deni Nurdiansah)

0 Komentar