RADARTASIK.ID – Nama Lorenzo Pellegrini mulai ramai dibicarakan menjelang bursa transfer musim panas.
Gelandang andalan AS Roma itu dikabarkan menjadi salah satu target utama Juventus untuk memperkuat lini tengah mereka musim depan.
Meski spekulasi terus berkembang, Pellegrini untuk sementara memilih meredam isu masa depannya.
Baca Juga:Diminati Barcelona, AC Milan Disarankan Jual Rafael Leao Rp850 MiliarFabrizio Romano: Modric Akan Bertahan Jika Ada Jaminan AC Milan Bisa Bersaing di Liga Champions
Fokusnya saat ini masih tertuju pada Roma, klub yang telah ia bela selama bertahun-tahun dan yang masih berjuang untuk lolos ke Liga Champions.
Kontrak pemain kelahiran 1996 tersebut bersama Roma akan berakhir pada 30 Juni 2026 dan hingga kini, negosiasi perpanjangan kontrak belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Pihak klub memang masih membuka peluang untuk melanjutkan kerja sama, tetapi belum ada kesepakatan konkret yang tercapai.
Ketertarikan Juventus terhadap Pellegrini tidak lepas dari sosok pelatih mereka saat ini, Luciano Spalletti.
Mantan pelatih tim nasional Italia itu dikenal memiliki hubungan yang sangat baik dengan sang gelandang.
Dalam sebuah wawancara, Pellegrini tidak secara langsung membahas peluang bergabung dengan Juventus.
Namun, ia secara terbuka mengungkapkan rasa hormat dan kedekatannya dengan Spalletti.
Baca Juga:Gaji di Juventus Terlalu Kecil, Manchester United Siap Curi KaluluTiga Pemain Senior Terancam Hengkang, Inter Gerak Cepat Amankan Muharremovic
“Spalletti menghargai saya dan ingin saya ke Juventus? Saya punya hubungan yang sangat baik dengan pelatih. Kami pernah melalui momen-momen luar biasa bersama. Saya sangat menghargai dia sebagai pribadi dan sebagai pelatih yang luar biasa,” ujar Pellegrini dikutip dari Calciomercato.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa Spalletti bisa menjadi faktor kunci jika Juventus benar-benar serius merekrutnya.
Di tengah rumor transfer, Pellegrini menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah membawa Roma finis di posisi empat besar Serie A, demi mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
“Saat ini kebahagiaan saya adalah melihat Roma finis di empat besar. Sejak awal musim, kami selalu fokus pada diri sendiri tanpa terlalu melihat klasemen,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa situasi saat ini tidak sepenuhnya berada di tangan Roma dan mengakui satu-satunya cara adalah memenangkan semua pertandingan tersisa dan berharap hasil lain berpihak.
“Kami hanya bisa fokus pada diri sendiri, mencoba memenangkan semua laga yang tersisa, lalu melihat apa yang terjadi di akhir musim,” lanjutnya.
