RADARTASIK.ID – Juventus tengah bergerak cepat dalam menyusun strategi jangka panjang, termasuk mengamankan para pemain kunci melalui perpanjangan kontrak.
Salah satu nama yang kini menjadi perhatian utama adalah bek asal Prancis, Pierre Kalulu.
CEO klub, Damien Comolli, menegaskan bahwa kebijakan perpanjangan kontrak menjadi pilar penting dalam proyek Juventus ke depan.
Baca Juga:Rafael Leao Buah Simalakama AC Milan: Bantu Raih 15 Poin, Ngambek Saat DigantiPastikan Bertahan di AC Milan, Allegri Minta Furlani Beli Lima Pemain Berkualitas
Selain menjaga stabilitas tim, langkah ini juga bertujuan memperkuat posisi tawar klub di pasar transfer.
Setelah memastikan masa depan Manuel Locatelli, fokus kini beralih ke Kalulu.
Meski kontraknya masih berlaku hingga 2029, Juventus melihat urgensi untuk menyesuaikan nilai kontraknya, seiring kontribusi besar yang ia berikan sepanjang musim ini.
Statistik menunjukkan betapa vitalnya peran Kalulu. Dengan total 2.742 menit bermain, ia menjadi pemain dengan menit terbanyak di skuad Juventus musim ini, bahkan melampaui Kenan Yildiz yang mencatatkan 2.553 menit.
Tak hanya soal kuantitas, kualitas permainan Kalulu juga konsisten dengan menyumbang dua gol dan enam assist, sebuah catatan impresif untuk seorang pemain bertahan.
Fleksibilitasnya menjadi nilai tambah, mampu beradaptasi dari peran bek sayap di era Igor Tudor hingga menjadi pemain bertahan “hibrida” dalam sistem Luciano Spalletti.
Performa solid ini bahkan membawanya kembali ke tim nasional Prancis di bawah asuhan Didier Deschamps, sekaligus membuka peluang tampil di ajang Piala Dunia.
Baca Juga:Inter Milan vs Como: Chivu Siapkan Duet Maut Bony-ThuramSikat Bologna 2-0, Juventus Targetkan Salip AC Milan
Meski kontribusinya besar, gaji Kalulu saat ini dinilai belum mencerminkan perannya di tim.
Ia menerima bayaran sekitar €2,5 juta per musim atau setara Rp42,5 miliar (kurs €1 = Rp17.000).
Angka ini masih berada di bawah beberapa pemain inti Juventus seperti Locatelli maupun Weston McKennie.
Kondisi tersebut mendorong manajemen untuk mempertimbangkan “pembaruan taktis” dalam kontraknya.
Opsi yang tengah dibahas mencakup perpanjangan durasi kontrak sekaligus kenaikan gaji agar sejalan dengan kontribusinya di lapangan.
Menariknya, media Italia melaporkan situasi ini tidak luput dari perhatian klub-klub besar Eropa seperti Manchester United yang dikabarkan telah mengirim pemandu bakat untuk memantau perkembangan Kalulu secara langsung.
Ketertarikan ini tentu menjadi ancaman serius bagi Juventus, terutama jika negosiasi kontrak baru berjalan lambat karena Bianconeri tidak ingin kehilangan salah satu aset berharganya tersebut.
