RADARTASIK.ID – Rencana ambisius AC Milan untuk mendatangkan striker kelas dunia Robert Lewandowski terancam batal di tengah perbedaan pandangan internal manajemen.
Upaya direktur olahraga Igli Tare untuk memboyong penyerang veteran itu mendapat hambatan dari CEO klub, Giorgio Furlani, yang memilih pendekatan berbeda dalam membangun skuad.
Lewandowski disebut akan meninggalkan Barcelona pada akhir musim ini dengan status bebas transfer.
Baca Juga:Mengapa Pemain Real Madrid Tak Terima Kalah dari Bayern Munchen?Siapa Hector Fort, Bek Sayap Lulusan La Masia yang Buat Inter Rela Menukarnya dengan Bastoni
Kontraknya yang berakhir pada Juni tidak akan diperpanjang, menandai akhir dari periode singkat namun produktif bersama klub Catalan tersebut.
Situasi ini langsung memicu ketertarikan sejumlah klub besar Eropa, termasuk Milan dan Juventus, serta beberapa tim dari Major League Soccer (MLS).
Dalam beberapa bulan terakhir, Milan sebenarnya telah melakukan pendekatan serius.
Tare bahkan dikabarkan menggelar pertemuan langsung di Milan dengan agen Lewandowski, Pini Zahavi, guna membahas kemungkinan transfer gratis.
Strategi ini mengingatkan pada upaya klub mendatangkan pemain berpengalaman seperti Luka Modric atau sebelumnya Olivier Giroud, yang sukses memberikan dampak instan di lapangan.
Bagi Tare, Lewandowski adalah sosok ideal untuk mengangkat kualitas lini depan Milan.
Selain produktivitas gol, striker asal Polandia itu dinilai mampu membawa kepemimpinan serta pengalaman di level tertinggi, sesuatu yang dinilai kurang dalam skuad Rossoneri musim ini.
Namun, rencana tersebut tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari jajaran manajemen.
Furlani disebut tidak sepakat dengan kebijakan merekrut pemain berusia lanjut dengan gaji tinggi. Meski Lewandowski tersedia secara gratis, biaya gaji tetap menjadi pertimbangan utama.
Baca Juga:Juventus Perpanjang Kontrak Manuel Locatelli: Gaji Naik Rp17 MiliarAC Milan Batasi Wewenang Ibrahimovic: Fokus Pada Peran Strategis di Balik Layar
Menurut laporan media Italia, Furlani lebih memilih fokus pada pemain yang lebih muda dengan nilai kontrak yang sesuai dengan struktur gaji klub.
Kebijakan ini sejalan dengan strategi jangka panjang Milan yang menekankan keberlanjutan finansial dan pengembangan pemain muda.
Keputusan ini membuat peluang Milan untuk mendapatkan Lewandowski semakin kecil.
Apalagi, persaingan semakin terbuka dengan adanya tawaran besar dari klub-klub MLS yang siap memberikan paket finansial menarik, termasuk faktor kenyamanan bagi keluarga sang pemain.
Meski demikian, secara performa, Lewandowski masih menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu striker terbaik Eropa.
