AC Milan Batasi Wewenang Ibrahimovic: Fokus Pada Peran Strategis di Balik Layar

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Peran Zlatan Ibrahimovic di AC Milan mengalami perubahan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Sosok yang sebelumnya begitu dominan dalam dinamika klub kini tak lagi menjadi pusat perhatian di sektor olahraga, melainkan lebih banyak bergerak di ranah institusional dan komersial.

Sebagai Penasihat Senior untuk RedBird dan Mitra Operasional klub, Ibrahimovic sejatinya memiliki peran lintas fungsi yang mencakup aspek olahraga, bisnis, hingga penguatan identitas klub.

Baca Juga:Bawa Atletico Lolos ke Babak Semifinal Liga Champions, Simeone: Saya Merasakan Momen Ajaib6 Tuntutan Spalletti ke Petinggi Juventus Musim Depan: Beli Lima Pemain Baru

Ia bekerja dekat dengan jajaran manajemen seperti Geoffrey Moncada, Giorgio Furlani, serta pemilik klub Gerry Cardinale.

Aktivitasnya tersebar di berbagai pusat operasional, mulai dari Casa Milan, Milanello, hingga San Siro.

Namun, perubahan arah mulai terlihat sejak kedatangan figur penting di sektor teknis seperti Igli Tare dan pelatih Massimiliano Allegri.

Kehadiran keduanya dinilai mengisi kekosongan struktural yang sebelumnya membuat Ibrahimovic tampil sebagai figur “serba ada” di dalam klub.

Dalam periode sebelumnya, Ibrahimovic kerap menjadi wajah utama klub—bahkan bertindak layaknya juru bicara tidak resmi Rossoneri.

Eksposur yang tinggi ini, menurut laporan internal, tidak sepenuhnya sejalan dengan visi pemilik klub. RedBird sejak awal tidak menginginkan satu figur menjadi pusat sorotan media secara berlebihan.

Kini, peran Ibrahimovic lebih diarahkan sebagai representasi institusi. Ia masih aktif menghadiri acara penting klub, namun dengan pendekatan yang lebih tenang dan strategis.

Baca Juga:Barcelona Disingkirkan Atletico Madrid, Boban: Yamal KelelahanMedia Italia: Inter Bidik Pemain Buangan Dortmund dan Arsenal

Kehadirannya di stadion San Siro tetap rutin, tetapi keterlibatannya di pusat latihan Milanello jauh berkurang.

Pernyataan CEO Giorgio Furlani pada awal musim lalu sebenarnya sudah memberi gambaran soal reposisi ini.

Ia menegaskan bahwa Ibrahimovic tetap penting, tetapi perannya berada di level kepemilikan, bukan lagi sebagai pengendali langsung aspek teknis tim.

Menariknya, hubungan antara Ibrahimovic dan Allegri yang sempat memiliki sejarah panjang kini berjalan dalam koridor profesional.

Keduanya disebut saling memahami batas peran masing-masing.

Allegri fokus penuh pada aspek teknis dan ruang ganti, sementara Ibrahimovic tidak lagi mencampuri urusan tersebut secara langsung.

Di sisi lain, Allegri juga menyadari bahwa Ibrahimovic tetap memiliki pengaruh kuat sebagai perpanjangan tangan pemilik klub.

0 Komentar