TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Tiga rumah di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya tertimpa pohon tumbang Rabu pagi, 15 April 2026.
Dua rumah berada di Kampung Sukatani Desa Mekarjaya tertimpa pohon albasiah, sedangkan satu rumah lagi berada di Kampung Pasir Desa Sirnajaya tertimpa batang pohon pete. Akibatnya ketiga rumah mengalami kerusakan pada bagian atap.
Bencana itu terjadi setelah hujan lebat disertai angin mengguyur kedua kampung semalaman. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. Kerusakan berat terjadi pada bagian atap.
Baca Juga:Adegan Drama Pemkot Tasik!Bupati "Pinjaman"
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan dua rumah terdampak di Kampung Sukatani merupakan milik Atam Rustam yang dihuni 5 jiwa. Kemudian rumah Soleh dengan jumlah penghuni 7 jiwa.
“Akibat kejadian pohon tumbang tersebut rumah warga mengalami kerusakan pada bagian bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya kerugian material saja,” terang Jembar.
Sementara satu rumah lagi, lanjut dia, tertimpa batang pohon pete setinggi sekitar 10 meter menimpa rumah milik Deni Supriatna yang dihuni 5 jiwa. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada bagian atap rumah.
Menurut Jembar, sebelum kejadian pohon tumbang, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Sukaraja.
“Kondisi tersebut mengakibatkan pohon Albasiah setinggi kurang lebih 25 meter yang berada di dekat pemukiman warga tumbang dan menimpa rumah,” kata dia.
Setelah menerima laporan, kata Jembar, unsur terkait segera melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk membersihkan dan memotong dahan dan batang pohon.
Tim gabungan yang terdiri dari Tagana, Polri, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat bahu membanu menyingkirkan batang pohon serta material atap yang hancur. Ia mengingatkan agar kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Baca Juga:Dua PAC PPP “Meninggal” Sebelum Waktunya!Tambang PAD di Kota Tasikmalaya Bernama Event!
“Khususnya saat hujan lebat yang disertai angin kencang. Warga diimbau untuk memangkas pohon yang berpotensi tumbang guna meminimalisir risiko kejadian serupa,” tambah dia. (Diki Setiawan)
