Jalan Panjang Nurul Awalin!

Nurul awalin
Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya Nurul Awalin saat mengadakan acara bersama para pader di kediaman pribadinya. (ist)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Ada orang yang masuk politik lewat pintu depan. Ada pula yang masuk lewat pintu organisasi, lalu tahu-tahu sudah berada di ruang tengah.

H. Nurul Awalin termasuk yang kedua. Namanya kini menjadi satu-satunya nama yang secara terbuka berada di jalur pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya dalam Musda yang dijadwalkan berlangsung Jumat malam, 17 September 2026.

Sebelumnya, nama Nurul Awalin dan Iwan Saputra sama-sama muncul dalam bursa. Namun Iwan kemudian menyatakan mundur dari arena.

Baca Juga:Soal Guru Terseret Kasus Unsoed, Kepala Sekolah Sebut Tak Ada Penggeledahan, WY Berstatus SaksiDosen Unsil Kembangkan Metode Menulis Bahasa Inggris untuk Siswa Sekolah Dasar di SDN 01 Purbaratu

Maka menarik melihat siapa sebenarnya Nurul Awalin. Bukan kader yang baru menemukan pohon beringin kemarin sore.

Ia lahir di Merambung, 13 September 1969. Pendidikan dasarnya ditempuh di Lampung Utara, kemudian melanjutkan ke SMPN Tanjung Raja dan SMAN 2 Metro Lampung.

Setelah itu ia menempuh pendidikan di Institut Agama Islam Cipasung Tasikmalaya dan melanjutkan pascasarjana di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Dari sinilah mungkin bisa dibaca satu hal: Nurul tidak tumbuh dari satu jalur saja. Ada agama, pendidikan, organisasi, kemudian politik. Dan politiknya tidak langsung sampai ke kursi empuk.

Ia pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIC, Ketua Umum PMII Cabang Tasikmalaya, aktif di Banser dan GP Ansor, serta menjadi Wakil Ketua KNPI. Setelah itu barulah langkahnya semakin masuk ke Partai Golkar.

Di partai berlambang pohon beringin itu, ia pernah berada di bagian OKK, menjadi sekretaris DPD, kemudian Wakil Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya.

Artinya, sebelum menjadi kandidat ketua, ia sudah lama menjadi penghuni rumah. Bukan tamu yang baru datang ketika rumah sedang ramai.

Baca Juga:Soal Gaji PPPK Berpotensi Dialihkan ke APBN, Pemkot Tasikmalaya Tunggu KepastianDewas RSUD: Double Job, Double Income!

Riwayat politiknya juga panjang. Nurul pernah menjadi Ketua DPRD Kota Tasikmalaya periode 2004–2009, kemudian anggota DPRD 2009–2014, Wakil Ketua DPRD 2014–2019, dan kembali tercatat sebagai anggota DPRD periode 2019–2024. Profil resmi DPRD Kota Tasikmalaya juga mencatat perjalanan panjangnya di lembaga legislatif dan Partai Golkar.

Dengan demikian, kalau politik adalah sekolah, Nurul bukan lagi murid baru. Mungkin sudah sampai tahap mengajar adik kelas.

Dari pesantren ke parlemen Ada bagian menarik dari biodata Nurul. Ia tidak hanya mencantumkan jabatan politik. Ia juga mencantumkan pekerjaan di dunia pendidikan dan pesantren.

0 Komentar