Ngobrol Pagi di Kantin RSOP Ciamis, Ada Langkah Dahsyat Dokter Iman Solichin

RSOP Ciamis
Istimewa
0 Komentar

Paham kondisi serius itu, dokter Iman ingin semua timnya adalah orang-orang hebat.

“Syaratnya hebat ada sepuluh. Mereka cukup lima. Syarat itu jujur, cerdas, kerja keras, loyal. Empat ini wujudkan jadi karya. Kalau sampai ke titik itu sudah jadi manusia unggul,” paparnya.

“Sebenarnya ada lanjutan. Bahagia, sabar, syukur . Stelah bersyukur hafus jadi khalifah. Yaitu leader. Pemimpin yang adil. Kalau sudah menjadi pemimpin yang adil kita menjadi kekasih Allah,” pungkasnya diiringi derai tawa lepas. Khas banget dia.

Baca Juga:Pasca Digeledah KPK, Guru SMAN di Tasikmalaya Diberi Cuti untuk Bereskan MasalahKPK Geledah Rumah Guru di Tasikmalaya Terkait Dugaan Korupsi Penerimaan Maba Unsoed

Obrolan kami ternyata begitu uplek. Tanpa sadar para dokter dan karyawan sudah tidak ada. Beraktivitas di tempat kerjanya.

Kami berdua pun beranjak dari meja. Berjalan meninggalkan kantin. Saya kembali ke ruang perawatan untuk berkemas pulang.

Dokter Iman menuju areal baru sebelah barat RSOP. Dia menamakannya Bumi Galuh Ksatria. Dia sedang mematangkan langkah dahsyat berikutnya. Membangkitkan nilai-nilai Galuh. Peradaban luhur yang terlupakan generasinya. (*)

0 Komentar