Sebab pada akhirnya, jabatan ketua bukan soal siapa paling keras mengatakan siap. Juga bukan soal siapa paling lama disebut-sebut.
Ia adalah hasil dari mekanisme organisasi dan dukungan pemilik suara. Iwan sudah memilih jalan provinsi. Nurul masih berada di jalan kota.
Besok malam, Golkar Kota Tasikmalaya tinggal menentukan: siapa yang memegang setir berikutnya. Dan politik, seperti biasa, selalu punya kejutan di tikungan terakhir. (red)
