Didemo Mitra di Tasikmalaya, Maxim Indonesia Klarifikasi Soal Potongan Driver, Sebut Komisi 0–8 Persen

driver maxim tasikmalaya
Ratusan driver maxim berunjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (15/9/2026). (Rezza Rizaldi/radartasik.id)
0 Komentar

Sebelumnya, Ketua Serikat Transportasi Tasikmalaya Eros Rosid menyebut adanya sejumlah komponen potongan yang menurutnya membuat penghasilan pengemudi tergerus hingga sekitar 28 persen. Angka tersebut dihitung dengan memasukkan komisi, platform fee, dan biaya Turbo dalam ilustrasi pendapatan pengemudi.

Atas persoalan tersebut, pengemudi sebelumnya mendesak adanya evaluasi terhadap berbagai bentuk potongan yang mereka anggap membebani pendapatan.

Selain soal potongan, Maxim juga menanggapi tuntutan mengenai penerimaan pengemudi baru di Tasikmalaya.

Baca Juga:Dugaan Guru di Tasikmalaya Jadi Pengepul Maba Unsoed, AMI: Jangan Biarkan Pendidikan Jadi Lapak TransaksiMAN 1 Tasikmalaya Raih Peringkat 3 Nasional OMI Riset

Maxim menyatakan pendaftaran pengemudi baru masih dibuka secara nasional. Perusahaan secara berkala melakukan evaluasi kebutuhan pengemudi di masing-masing wilayah dengan mempertimbangkan permintaan layanan.

“Pendaftaran pengemudi baru masih terbuka di seluruh Indonesia. Kami secara berkala melakukan evaluasi kebutuhan pengemudi di setiap wilayah berdasarkan permintaan layanan, untuk menjaga keseimbangan antara jumlah pengemudi dan kebutuhan pengguna,” tulis Maxim.

Perusahaan juga menyebut jumlah pesanan terus mengalami pertumbuhan. Karena itu, pertumbuhan jumlah pengemudi dinilai sebagai hal yang normal untuk menjaga ketersediaan layanan dan memenuhi kebutuhan pengguna.

Maxim turut menyatakan pengemudi yang aktif menerima dan menyelesaikan pesanan memiliki peluang memperoleh penghasilan di atas rata-rata.

Sebelumnya, persoalan jumlah pengemudi juga menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan dalam aksi ojol di Tasikmalaya. Pengemudi meminta agar pendaftaran pengemudi baru dibatasi atau dihentikan sementara karena menilai jumlah pengemudi yang terus bertambah tidak sebanding dengan ketersediaan order.

Dalam pemberitaan sebelumnya, pihak Maxim di tingkat lokal telah menerima aspirasi tersebut dan menyatakan akan meneruskannya kepada manajemen pusat. Melalui tanggapan terbaru ini, Maxim memberikan penjelasan mengenai posisi perusahaan terkait program Turbo, komisi aplikasi, platform fee, serta kebijakan penerimaan pengemudi baru. Sementara itu, persoalan mengenai besaran potongan efektif yang dirasakan pengemudi dalam satu transaksi masih menjadi bagian yang perlu diperjelas lebih lanjut.(red)

0 Komentar