Dengan keputusan tersebut, tarik-menarik menjelang Mukota V Kadin Kota Tasikmalaya kini bukan lagi sekadar soal jadwal.
Instruksi dari tingkat provinsi sudah dikeluarkan, sementara panitia harus bergerak dengan waktu yang kian mepet.
Jadwal sudah diketok, surat permohonan sudah ditolak. Kini tinggal satu pertanyaan: apakah seluruh pihak siap mengikuti keputusan organisasi, atau Mukota kembali terseret dalam drama yang tak kunjung tamat? (rezza rizaldi)
