Sementara itu, Pendiri Gong Perdamaian Dunia di Ciamis Anton Charliyan atau Abah Anton mengatakan, pemilihan Situs Karangkamulyan sebagai lokasi Gong Perdamaian Dunia memiliki dasar sejarah yang kuat.
Menurutnya, penempatan Gong Perdamaian Dunia di kawasan tersebut merujuk pada peristiwa tahun 739 Masehi yang melahirkan Mupulung Rahi, yakni 10 Perjanjian Damai Galuh. Nilai tersebut dinilai selaras dengan makna Gong Perdamaian Dunia.
“Berdasarkan naskah kuno, Karangkamulyan adalah lokasi musyawarah damai. Sehingga ditempatkan di sini sebagai bentuk Ciamis terus berupaya dalam semangat merajut harmoni menjaga perdamaian dunia dan toleransi antar umat beragama,“ ujarnya. (riz)
