Sakit Kepala Mendadak Jangan Disepelekan, RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Potensi Serangan Stroke

layanan kesehatan, serangan stroke, rsud pandega pangandaran
Suasana area depan RSUD Pandega yang merupakan fasilitas kesehatan di Pangandaran. (Foto: Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Sakit kepala yang datang secara tiba-tiba dan terasa berat sebaiknya jangan dianggap sebagai keluhan sederhana. Kondisi tersebut bisa jadi merupakan tanda gangguan saraf yang menjadi gejala awal serangan stroke.

Hal itu disampaikan RSUD Pandega Pangandaran melalui edukasi kesehatan yang dibagikan melalui akun Instagram resminya, @rsud_pangandaran. Edukasi tersebut mengajak masyarakat lebih mengenali tanda-tanda stroke agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Direktur RSUD Pandega Pangandaran adalah Dr dr Hj Titi Sutiamah mengatakan sakit kepala mendadak dan berat menjadi salah satu gejala yang perlu diwaspadai. Masyarakat juga diminta memperhatikan apabila sakit kepala disertai kebas atau mati rasa pada bagian tubuh tertentu.

Baca Juga:Meski Jalur Ditutup Demi Penataan, PKL Jalan Dadaha Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan Walau Pendapatan AnjlokMisi Penataan Dadaha Kota Tasikmalaya Dinilai Tidak Realistis

Ia menyebut beberapa gejala yang perlu mendapat perhatian, di antaranya kebas pada wajah, tangan atau kaki, mati rasa pada salah satu sisi tubuh, bicara pelo atau sulit berbicara, serta pandangan yang tiba-tiba menjadi kabur.

Untuk memudahkan masyarakat mengenali gejala stroke, RSUD Pandega menggunakan pengingat “SEGERA Ke RS”.

“SE” merujuk pada senyum tidak simetris, “GE” berarti gerak salah satu sisi melemah, sedangkan “RA” merupakan bicara pelo atau sulit bicara.

Sementara itu, “Ke” mengingatkan masyarakat terhadap kebas atau kesemutan pada separuh tubuh, “R” untuk rabun atau gangguan pandangan pada satu mata, dan “S” menunjukkan sakit kepala yang hebat.

Gejala-gejala tersebut perlu direspons dengan cepat. RSUD Pandega menekankan bahwa semakin cepat seseorang dengan gejala stroke mendapatkan penanganan, semakin besar peluang untuk memperoleh hasil pemulihan yang lebih baik. “Jangan tunggu gejala hilang sendiri,” katanya belum lama ini.

Titi juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan sakit kepala yang muncul tiba-tiba, khususnya ketika disertai gangguan pada gerak, bicara, penglihatan, maupun sensasi pada tubuh.

“Jika menemukan gejala yang mengarah pada stroke dianjurkan segera mendapatkan pertolongan medis dan tidak menunggu kondisi membaik dengan sendirinya,” ucapnya.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar