RADARTASIK.ID – Como 1907 tampil meyakinkan saat bertandang ke markas Genoa. Tim asuhan Cesc Fabregas meraih kemenangan telak 4-1 di Stadion Luigi Ferraris dan melesat ke puncak klasemen sementara Serie A.
Como sempat dikejutkan gol cepat Osmajic yang membuat tuan rumah unggul lebih dahulu.
Namun, tim tamu mampu merespons dengan sangat baik dan membalikkan keadaan sebelum turun minum.
Baca Juga:Inter Milan Hadapi Ancaman Eksodus Massal, 11 Pemain Akan Habis Kontrak Boban Bela Maldini dan Ungkap Alasan Guardiola Tolak Timnas Italia
Como kemudian menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1. Martin Baturina mencetak gol indah untuk menyamakan kedudukan, sebelum Assane Diao dan Nico Paz membawa tim tamu berbalik unggul.
Memasuki babak kedua, Como tetap bermain agresif. Diao kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus melengkapi brace-nya.
Gol keempat Como berawal dari serangan balik. Moise Kean yang baru masuk menggantikan Douvikas pada menit ke-66 langsung memberikan dampak dengan menyumbangkan assist untuk Diao.
Kemenangan ini semakin mempertegas perkembangan Como di Serie A. Setelah sebelumnya menaklukkan Napoli, tim besutan Fabregas kembali menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim papan atas.
Tambahan tiga poin membuat Como mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan dan untuk sementara berada di puncak klasemen.
Sebaliknya, Genoa berada dalam situasi yang mengkhawatirkan. Tim asuhan Daniele De Rossi masih belum mengoleksi satu poin pun setelah tiga pertandingan.
Usai pertandingan, Fabregas menyoroti reaksi para pemainnya setelah kebobolan gol cepat.
Baca Juga:Genoa vs Como: Duel De Rossi Lawan Fabregas, Adu Taktik Dua Pelatih MudaBoban: Modric Sulit Bermain dengan Gaya Amorim di AC Milan
“Kami bersenang-senang ketika melakukan semuanya dengan baik dan ketika memberikan segalanya sambil bermain dengan baik. Setiap tim memiliki identitasnya sendiri dan kami berusaha memberikan segalanya. Saya sangat menyukai reaksi tim. Kami kebobolan gol yang mengingatkan kami bahwa di Serie A Anda harus menderita,” kata Fabregas kepada DAZN.
Menurutnya, Como mampu menunjukkan mentalitas yang tepat untuk bangkit setelah tertinggal.
“Tim menunjukkan keinginan dan mentalitas. Pesan saya adalah kami harus selalu menjadi diri sendiri, tidak peduli apa yang terjadi dalam pertandingan,” ujarnya.
“Saya sudah kalah dalam banyak pertandingan seperti ini, begitu juga saya memenangkan banyak pertandingan ketika bermain buruk. Ada hari-hari ketika kami tidak menang karena bola tidak masuk,” lanjutnya.
