RADARTASIK.ID – Zvonimir Boban memberikan pandangannya mengenai polemik di tubuh sepak bola Italia, termasuk keputusan Pep Guardiola yang memilih tidak menerima tawaran untuk menjadi pelatih Timnas Italia.
Guardiola sebelumnya disebut masuk dalam kandidat utama untuk menangani Gli Azzurri. Namun, pelatih asal Spanyol itu akhirnya tidak mengambil pekerjaan tersebut.
Menurut Boban, keputusan Guardiola patut dipahami.
Ia menilai pekerjaan sebagai pelatih tim nasional bisa membuat Guardiola frustrasi karena tidak bisa terlibat langsung dalam latihan setiap hari seperti ketika menangani klub.
Baca Juga:Boban Yakin Como Bisa Menangkan Scudetto: Mereka Bisa Menyulitkan Semua TimRuang Ganti AS Roma Yakin Endrick Tak Akan Pilih AC Milan Jika Tinggalkan Real Madrid
“Fakta bahwa Guardiola tidak merasa siap menerima pekerjaan itu adalah hal penting. Kemungkinan, baginya akan membuat frustrasi karena tidak bisa bekerja setiap hari di lapangan,” ujar Boban kepada La Gazzetta dello Sport.
Boban juga mengungkapkan bahwa Guardiola memiliki rasa hormat yang sangat besar kepada Paolo Maldini.
Namun, Guardiola pada akhirnya menyadari bahwa situasinya belum tepat untuk mengambil alih Timnas Italia.
“Saya tahu Guardiola sangat menghormati Maldini, tetapi dia memahami bahwa ini bukan waktu yang tepat. Kita semua harus berterima kasih kepadanya karena sepanjang karier kepelatihannya, dia telah memberikan begitu banyak hal kepada sepak bola,” kata Boban.
Mengenai kekacauan di federasi sepak bola Italia, Boban juga memberikan pembelaan terhadap Maldini.
Ia menilai sulit menentukan siapa yang sebenarnya bertanggung jawab tanpa mengetahui secara jelas kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.
“Siapa yang melakukan kesalahan dalam kekacauan federasi? Itu tergantung pada apa kesepakatannya dan siapa yang mengingkarinya. Yang pasti, bukan Paolo,” tegasnya.
Baca Juga:Del Piero Kagum dengan Sentuhan Ajaib Fabregas di Como: “Proyek Mereka Luar Biasa”Enzo Fernandez Sindir Halus Chelsea Usai Pindah ke Manchester City: “Ini Klub yang Dibangun untuk Sukses”
Boban kemudian memberikan penilaian terhadap keputusan Maldini menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih Timnas Italia.
Kegagalan merekrut Pirlo diyakini menjadi hal yang membuat Maldini kemudian mundur dari Timnas Italia.
Ia mengakui bahwa rekam jejak Pirlo sebagai pelatih belum bisa disebut sukses. Namun, Boban meminta agar kualitas Pirlo sebagai sosok sepak bola tidak begitu saja diabaikan.
“Pirlo memang belum meraih kesuksesan sebagai pelatih, tetapi dia tahu apa arti Timnas Italia. Dia bukan orang bodoh. Para pemain melihatnya sebagai seorang jenius sepak bola, dan hal itu belum dipahami,” ujar Boban.
