Telkomsel Dorong Guru Indonesia Kuasai AI, Dua Guru Jawa Barat Raih Predikat Terbaik Terpujilah GURU 2026

Terpujilah Guru
Telkomsel menutup rangkaian Terpujilah Guru 2026 pada Rabu, 23 September 2026. Dua guru dari Provinsi Jawa Barat yakni Irvia Mariza (lima dari kiri), Guru SMAN 15 Bandung dan A Arief R (tengah), Guru SMKN 1 Garut, masuk enam peserta terbaik Terpujilah GURU 2026 dengan skor tertinggi atas inovasi pembelajaran berbasis AI dan kreativitas digital. (Dok. Telkomsel)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Program Terpujilah GURU 2026 membekali ribuan pendidik dengan keterampilan kecerdasan buatan dan kreativitas digital untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan sesuai kebutuhan generasi masa kini.

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Melihat perubahan tersebut, Telkomsel mendorong para guru di Indonesia agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai alat pendukung pembelajaran yang kreatif dan relevan.

Melalui program Terpujilah GURU 2026, Telkomsel telah mendampingi ribuan guru untuk mempelajari pemanfaatan AI, pembuatan konten digital, hingga perancangan metode belajar berbasis teknologi. Dalam rangkaian akhir program yang digelar di Jakarta pada Rabu (23/9), enam guru terbaik diumumkan berdasarkan hasil penilaian proses pembelajaran, karya akhir, serta penerapan inovasi yang mereka kembangkan.

Baca Juga:DOKU Tunjuk Himelda Renuat Jadi CEO Baru, Bersiap Perluas Layanan Pembayaran Digital Bersama AntomPGI Kota Tasikmalaya Punya Kepengurusan Baru, Shofian Muhtar Dipercaya Pimpin Pengembangan Golf Daerah

Dari enam peserta terbaik tersebut, dua guru asal Jawa Barat berhasil mencatatkan prestasi, yakni Irvia Mariza dari SMAN 15 Bandung dan A Arief R dari SMKN 1 Garut.

Ribuan Guru Belajar AI untuk Perkuat Pembelajaran Digital

Terpujilah GURU 2026 berlangsung sejak Mei 2026 dengan menjangkau lebih dari 3.800 guru tingkat SMA, SMK, dan MA di berbagai wilayah Indonesia. Program ini digelar melalui kegiatan roadshow di Kabupaten Bogor, Sumedang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Ambon, Jakarta, Bandung, Medan, dan Batam, serta melalui pembelajaran daring.

Dari ribuan peserta tersebut, lebih dari 1.500 guru mengikuti tahapan lanjutan yang mencakup proses seleksi, akademi daring bagi 400 guru, pendampingan terhadap 80 guru, hingga pelatihan intensif secara langsung bagi 12 finalis terbaik di Jakarta.

Kurikulum yang diberikan dirancang agar dapat langsung diterapkan di lingkungan sekolah. Para peserta mendapatkan pembelajaran mengenai penggunaan AI yang berorientasi pada manusia, penyusunan instruksi untuk AI, desain visual, produksi video kreatif, metode pembelajaran inovatif, serta pengujian berbagai konsep digital.

Setiap guru juga menghasilkan karya akhir berupa materi dan rancangan pembelajaran yang dapat dikembangkan kembali sesuai kebutuhan sekolah masing-masing.

AI Jadi Tantangan Sekaligus Peluang Baru bagi Dunia Pendidikan

Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan, melihat para guru memiliki kesiapan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan pembangunan kompetensi dasar peserta didik.

0 Komentar