Menurutnya, perkembangan AI yang berlangsung cepat membuat dunia pendidikan perlu memahami cara menggunakan teknologi tersebut secara tepat. Melalui Terpujilah GURU, Telkomsel berupaya memberikan ruang bagi guru untuk mencoba, mempelajari, dan mengadopsi AI sebagai pendukung proses belajar mengajar.
Penerapan AI di ruang kelas dinilai dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih menarik sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi perubahan kebutuhan masa depan.
Enam Guru Terbaik Terpujilah GURU 2026
Pada tahap akhir program, 12 finalis mempresentasikan karya dan praktik pembelajaran yang telah dikembangkan selama mengikuti pelatihan. Dari proses tersebut, Telkomsel menetapkan enam peserta terbaik dengan skor tertinggi.
Mereka adalah:
Baca Juga:DOKU Tunjuk Himelda Renuat Jadi CEO Baru, Bersiap Perluas Layanan Pembayaran Digital Bersama AntomPGI Kota Tasikmalaya Punya Kepengurusan Baru, Shofian Muhtar Dipercaya Pimpin Pengembangan Golf Daerah
- Sofie Mellyani F dari SMAN 4 Surabaya
- Irvia Mariza dari SMAN 15 Bandung
- Merlin Hitalessy dari SMKN 1 Ambon
- A Arief R dari SMKN 1 Garut
- Winda Risnawati dari SMAN 5 Pematangsiantar
- Tressya Litaay dari SMAN 38 Maluku Tengah
Salah satu peserta terbaik, Tressya Litaay, menilai pemanfaatan AI membuka peluang besar, terutama bagi siswa di wilayah pedesaan. Program Terpujilah GURU memberikan pemahaman kepada guru daerah mengenai cara menggunakan AI untuk membuat media pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Sementara itu, A Arief R merasakan perubahan besar dalam metode mengajarnya setelah mengikuti program tersebut. Sebagai guru senior, ia menyadari pentingnya terus mengikuti perkembangan teknologi agar tetap relevan dengan generasi muda yang semakin dekat dengan AI.
Setelah mengikuti pelatihan, pendekatan pembelajaran yang sebelumnya lebih banyak berpusat pada papan tulis mulai berkembang menjadi pembelajaran yang lebih aktif, berbasis pemikiran komputasional, serta mendorong kreativitas siswa.
Telkomsel Bangun Jejaring Guru Kreator Digital
Selain memberikan pelatihan, Telkomsel juga membangun jejaring alumni EduCreator sebagai ruang kolaborasi bagi para peserta. Melalui komunitas tersebut, guru dapat berbagi materi, pengalaman, serta praktik terbaik dalam menerapkan teknologi digital di sekolah.
Direktur Jenderal Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Nunuk Suryani, mengapresiasi upaya pengembangan kompetensi guru melalui program tersebut. Ia melihat semangat belajar para pendidik sebagai bagian penting dalam menghadapi perubahan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pendidikan.
