Eksperimen tersebut cukup baik, meski belum menghasilkan dampak luar biasa. Di Milan musim ini, situasinya berbeda. Rabiot terlihat mendapatkan ruang lebih besar untuk menunjukkan kemampuan ofensifnya.
Karena itu, pertandingan melawan Juventus menjadi ujian penting.
Selain menghadapi mantan klubnya, Rabiot juga akan mendapatkan kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi salah satu senjata utama dalam sistem permainan baru Milan.
Ada juga catatan menarik yang bisa diciptakan Rabiot dalam pertandingan tersebut.
Baca Juga:Juventus Vs AC Milan: Momen Amorim Patahkan Rekor Capello dan AncelottiInter Milan Vs Napoli, Giovanni Di Lorenzo Bantah Timnya Sudah Tua dan Tak Mampu Berlari
Menurut Opta Facts, Rabiot mencetak gol sekaligus memberikan assist dalam pertandingan tandang Milan sebelumnya melawan Torino.
Jika kembali mencetak gol ke gawang Juventus, ia berpeluang mencatat sejarah baru di Serie A.
Rabiot bisa menjadi pemain non-Italia pertama dalam sejarah Serie A yang mampu mencetak gol dalam pertandingan Juventus vs Milan dengan mengenakan kedua seragam berbeda.
Dalam satu dekade terakhir, Manuel Locatelli dan Leonardo Bonucci juga pernah mencetak gol dalam duel kedua klub tersebut setelah membela Juventus dan Milan.
Namun, Rabiot berpeluang menjadi pemain asing pertama yang melakukan hal serupa.
Catatan tersebut membuat duel di Turin semakin menarik. Rabiot tidak hanya akan menghadapi masa lalunya, tetapi juga membawa misi untuk melanjutkan performa impresifnya bersama Milan.
Dengan peran yang semakin penting dalam skema Amorim, sang gelandang Prancis berpotensi menjadi salah satu kunci senjata andalan Rossoneri saat menghadapi Juventus.
