TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemuda Persis Kota Tasikmalaya meluncurkan program Madrasah Siyasah, Minggu (27/9/2026), di Hotel City, Kecamatan Cihideung. Program tersebut menjadi ruang pendidikan politik bagi kader pemuda dengan pendekatan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.
Peluncuran Madrasah Siyasah dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, DPRD Kota Tasikmalaya dan DPRD Jawa Barat, penyelenggara pemilu, organisasi kepemudaan (OKP), serta elemen lainnya. Anggota DPRD Jawa Barat H Budi Mahmud Saputra turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Ketua Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Lhutvi Basyori mengatakan, Madrasah Siyasah tidak dirancang sebagai kegiatan sekali jalan. Program tersebut akan digelar secara berkelanjutan dengan menghadirkan pemateri dari berbagai latar belakang.
Baca Juga:Pengangkatan Dewas RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Masih Disorot, Disebut Abaikan Aturan dan Sarat KepentinganAlumni SMAN 1 Cikatomas Tasikmalaya Berkumpul, Percayakan Ajang Ramdani Memimpin IKA SMANCIKA
“Insyaallah kontinu. Bulan depan masuk sesi pertama. Pematerinya dari unsur pemerintahan, legislatif, eksekutif, penyelenggara pemilu dan lainnya,” kata Lhutvi.
Menurut dia, Pemuda Persis juga membuka ruang bagi organisasi kepemudaan lain untuk mengikuti program tersebut. Di antaranya KNPI dan Karang Taruna.
Tujuannya, kata Lhutvi, untuk meningkatkan pemahaman politik sekaligus menyiapkan kader kepemimpinan, baik di internal Persis maupun masyarakat secara umum.
“Tujuan program ini mencetak kader pemimpin, kader legislatif, khususnya yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah. Supaya lebih terarah dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Lhutvi menyebutkan, gagasan Madrasah Siyasah sebenarnya telah muncul sejak tahun lalu. Namun, baru tahun ini dapat direalisasikan. Kurikulum program pun telah disiapkan untuk menjadi pedoman dalam sejumlah pertemuan ke depan.
Program tersebut juga akan membahas fenomena aktual yang berkembang di masyarakat. Salah satunya persoalan kenakalan remaja dan geng motor yang belakangan menjadi perhatian.
“Bidang Polhukam kemarin turun langsung ke lapangan bersama aparat gabungan. Pembenahannya memang cukup banyak tahapannya. Salah satunya melalui Madrasah Siyasah, kita membahas hal-hal secara komprehensif, termasuk fenomena aktual,” katanya.
Baca Juga:Siswa di Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Perundungan, Dipukul dan Ditampar oleh Puluhan OrangDigitalisasi Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya Terhambat Sinyal dan Jukir Liar
Lhutvi berharap, ke depan semakin banyak kader Persis yang berkiprah di lembaga pemerintahan maupun lembaga penyelenggara negara.
