“Siapa pun yang mau belajar politik Islam, kita terbuka. Ke depan, tiga sampai empat calon per dapil kita siapkan sebagai motor,” ucap Eman.
Sejumlah tokoh dan praktisi politik direncanakan menjadi pemateri dalam sesi-sesi berikutnya, di antaranya dari Pimpinan Pusat Persis, Anggota DPR RI Khoer dan Nizar, serta Enan Suherlan, Bagas Suryono, Heri Ahmadi dan Ade Lukman.
Gagasan pendidikan politik di lingkungan Persis sendiri bukan hal yang sepenuhnya baru. Kajian akademik mengenai Persis juga pernah mencatat pendidikan politik sebagai bagian dari perhatian organisasi, termasuk gagasan kurikulum siyasah dan madrasah siyasah.(Firgiawan)
