PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Ancaman kebakaran di musim kemarau ini belum juga mereda. Di awal bulan September 2026 ini, telah terjadi 3 kali Kebakaran di Kabupaten Pangandaran.
Menurut data dari Damkar Satpol PP Kabupaten Pangandaran, kejadian pertama yakni pada 1 September 2026 di Kecamatan Padaherang, selang sehari kemudian peristiwa serupa pun terjadi di Selasari Kecamatan Parigi.
Tidak berhenti di situ, pada tanggal 3 terjadi kebakaran sebuah gudang sabut kelapa di Kecamatan Sidamulih.
Baca Juga:Maulid yang Menunggu Wali Kota!Audiensi di DPRD Kota Tasikmalaya, Vendor Bongkar Boroknya Parkir
Kepala Bagian Damkar Satpol PP Kabupaten Pangandaran Ade Soed mengatakan, karhutla yang terjadi di Desa Sindangwangi Kecamatan Padaherang berhasil dipadamkan berkat bantuan dari masyarakat.
“Selain dari pihak kepolisian, warga juga ikut membantu memadamkan api, karena posisi kebakaran berada di tengah tengah hutan,” katanya kepada Radar Jumat (4/9/2026).
Ia menduga kebakaran tersebut disebabkan oleh warga yang menyalakan api untuk membakar sampah di tengah hutan.”Untungnya bisa dipadamkan, walaupun posisinya berada jauh dari pemukiman,” katanya.
Sementara kebakaran yang terjadi di Selasari Kecamatan Parigi, diduga juga berasal dari pembakaran sampah oleh warga. “Kalau sekarang itu, buang puntung rokok sembarangan juga sangat rentan terjadi kebakaran, jika tertiup angin lalu masuk ke kawasan yang penuh rumput kering, pasti merembet,” tuturnya.
Menurutnya, penanganan kebakaran saat ini memang penuh tantangan, apalagi jika lokasi kebakaran sangat jauh.(Deni Nurdiansah)
