BANJAR, RADARTASIK.ID – Peristiwa tenggelamnya bocah di Sungai Ciseel menjadi perhatian serius Pemerintahan Desa Sukamukti.
“Kami mengimbau kepada para kadus kepala wilayahan masing-masing untuk mengawasi anak-anak jangan sampai tidak terkontrol,” ucapnya, Rabu 2 September 2026.
Anak-anak yang bermain pun agar diawasi orang dewasa supaya tidak ke arah Sungai Ciseel.
Baca Juga:PGRI Kota Banjar Ingatkan Guru Agar Tak Terjebak Pinjaman Ilegal dan JudolDorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan Provinsi
Pasalnya, kondisi Sungai Ciseel surut sehingga anak-anak mudah bermain ke sana karena dianggap airnya dangkal.
Pihaknya bersama tribina desa (Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Satpol-PP) di setiap silaturahmi dengan warga akan mengingatkan untuk mengawasi anak-anaknya saat bermain.
“Karena ini tanggung jawab bersama, untuk mengawasi anak-anak bermain. Apalagi jika usianya masih balita, perlu pengawasan dari orang tuanya,” jelasnya.
Maka dari itu, peristiwa tersebut menjadi perhatian bersama agar ke depannya tidak terulang kembali terjadi.
Peran masyarakat sekitar juga penting, ketika ada anak-anak bermain untuk diarahkan pulang ke rumahnya masing-masing.
Sebelumnya, empat bocah diduga tenggelam di Sungai Ciseel di Dusun Sukamulya Desa Sukamukti Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Selasa 01 September 2026 siang.
Empat bocah yang diduga tenggelam tersebut, satu di antaranya meninggal dunia bernama Nazma Gasbiyya Azzahra (4,5). Sementara tiga anak lainnya selamat. (Anto Sugiarto)
